Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, July 11, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Isolasi dan Identifikasi Jamur Endofit dari Biji Pinang (Areca catechu L.)

Diare adalah suatu gejala klinis dan gangguan saluran pencernaan (usus)
yang salah satunya disebabkan oleh bakteri V. cholerae dan S. aureus.
Penggunaan tanaman obat dengan cara mengambil bagian atau keseluruhan dari
tanaman induknya secara terus-menerus dikhawatirkan akan mengurangi bahkan
memusnahkan sumberdaya hayati yang tersedia. Satu-satu upaya untuk mengatasi
kendala tersebut antara lain dengan ditemukannya jamur endofit yang hidup di
dalam jaringan tanaman yang mampu memproduksi metabolit sekunder yang
mempunyai karakteristik sama dengan tanaman inangnya. Di dalam Al-Qur’an,
mikroba endofit (jamur/bakteri endofit) diartikan sebagai makhluk yang
ukurannya lebih kecil dibanding nyamuk. Makna tersebut terkandung dalam Al-
Qur’an yang artinya, “Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan
berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu……..”(Q.S Al-Baqarah/2: 26).
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jamur endofit dari biji pinang yang
mempunyai potensi sebagai penghasil senyawa antibakteri terhadap bakteri V.
cholerae dan S. aureus.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Sains
dan Teknologi Universitas Islam Negeri Malang pada bulan Juni sampai Agustus
2008. Metode yang digunakan adalah metode eksplorasi. Penelitian dilakukan
dengan cara mengisolasi jamur endofit dari biji pinang yang diperoleh dari dua
tempat yaitu Kelurahan Pamaroh Kecamatan Kadur (dataran tinggi) dan
Kelurahan Polagan Kecamatan Galis (dataran rendah), Kabupaten Pamekasan
yang kemudian dilakukan identifikasi terhadap jamur endofit yang tumbuh.
Produksi metabolit sekunder jamur endofit diperoleh dengan metode fermentasi
dan diuji aktivitasnya terhadap bakteri V. cholerae dan S. aureus dengan
menggunakan metode difusi agar (Kirby-Bauer). Bakteri uji yang digunakan
diperoleh dari Lab. Mikrobiologi UIN Malang dan Lab. Mikrobiologi Kedokteran
Universitas Brawijaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 7 isolat jamur endofit
berhasil diisolasi dari biji pinang (A. catechu L.), yaitu 4 isolat jamur endofit dari
biji pinang dataran tinggi dan 3 isolat jamur endofit dari biji pinang dataran
rendah. Hasil uji 7 isolat jamur endofit, ditemukan 7 (100%) isolat jamur endofit
mempunyai potensi menghasilkan senyawa antibakteri terhadap bakteri V.
cholerae dan 5 (71,4%) isolat jamur endofit memiliki potensi menghasilkan
senyawa antibakteri terhadap bakteri S. aureus.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment