There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, July 9, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica) Terhadap Kadar SGPT

Telah dilakukan penelitian efek hepatoprotektif ekstrak daun pegagan (Centella asiatica)
pada mencit terinduksi parasetamol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis
dan lama pemberian ekstrak daun pegagan (Centella asiatica) terhadap kadar SGPT dan SGOT
hati mencit (Mus musculus) dan pengaruhnya dalam memperbaiki kerusakan hati secara
histopatologi.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, dengan dua faktor yaitu faktor pertama: pemberian ekstrak
daun pegagan (Centella asiatica) (E) terdiri dari 3 dosis yang berbeda yaitu: R1 : 55mg/kg bb,
R2 : 165mg/kg bb dan R3 : 330mg/kg bb. Faktor kedua: lama pemberian ekstrak daun pegagan
(L) yaitu: L1 : 7 hari, L2 : 14 hari dan L3 : 21 hari dengan masing-masing tiga ulangan.
menggunakan tiga puluh ekor mencit jantan galur balb/C yang dibagi menjadi sembilan
kelompok. Kelompok kontrol positif diberi parasetamol dosis hepatotoksik (250 mg/kg BB),
kontrol negatif hanya diberi air suling. Kelompok I diberi ekstrak pegagan dosis 55 mg/oral/ hari.
Kelompok II diberi ekstrak daun pegagan dengan dosis 110 mg/oral/hari dan kelompok III diberi
ekstrak daun pegagan dosis 220 mg/oral/hari dengan lama pemberian pada setiap kelompok
masing-masing 7 hari, 14 hari dan 21 hari. Setelah itu diperiksa kadar SGPT, SGOT setiap
minggu dengan diambil darahnya dari vena lateralis ekor untuk ditetapkan aktivitas GPT, GOT
serumnya dan selanjutnya tikus dibedah untuk diambil organ hatinya untuk dibuat preparat
histologi.
Berdasarkan hasil perhitungan nilai SGPT didapatkan rata-rata hasil pemberian dosis
ekstrak yaitu 232,9, 174, 47 dan 134,27. Sedangkan data rata-rata lama pemberian dosis yaitu:
245,29, 166,04 dan 129,67. Untuk perhitungan SGOT didapatkan hasil pemberian dosis ekstrak
yaitu 380,23, 292,93 dan 211,05. Sedangkan data rata-rata lama pemberian dosis yaitu: 394,94,
307,24 222,03. Untuk hasil kombinasi interaksi antara dosis dan lama pemberian ekstrak pada
SGPT dan SGOT diketahui bahwa pada dosis III dengan lama pemberian ekstrak 21hari
menghasilkan kadar SGPT dan SGOT yang paling rendah dari semua perlakuan dosis dan lama
perlakuan ekstrak.
Jadi dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun pegagan (Centella asiatica) memiliki sifat
hepatoprotektif pada dosis efektif yaitu 220 mg/kg/bb dengan lama
pemberian 21 hari.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment