Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, June 16, 2015

Strategi Pengembangan Usaha Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Soraya, Dwie Vikha
DWIE VIKHA SORAYA (040304071), dengan judul Strategi Pengembangan Usaha Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Studi Kasus di Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kotamadya Medan. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Ir.Iskandarini,M.M, dan Bapak Ir.Luhut Sihombing,MP. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi, mengolah dan menganalasis data tentang: 1. Faktor-faktor apa saja yang menjadi kekuatan dalam mengembangkan usaha Tanaman Obat Keluarga (TOGA) didaerah penelitian? 2. Faktor-faktor apa saja yang menjadi kelemahan dalam mengembangkan usaha Tanaman Obat Keluarga (TOGA) didaerah penelitian? 3. Bagaimana peluang yang tersedia untuk mengembangkan usaha Tanaman Obat Keluarga (TOGA) didaerah penelitian? 4. Apa saja ancaman dalam mengembangkan usaha Tanaman Obat Keluarga (TOGA) didaerah penelitian ? 5. Bagaimana strategi pengembangan usaha Tanaman Obat Keluarga (TOGA) didaerah penelitian? Metode penentuan sampel yang digunakan adalah sensus, semua petani yang ada dalam populasi dijadikan sebagai sampel, jumlah keseluruhan sampel adalah 30 petani Tanaman Obat Keluarga (TOGA) didaerah penelitian. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh : 1. Kekuatan yang dapat diandalkan dalam pengembangan usaha tanaman obat keluarga (TOGA) yaitu sebagai obat pertolongan pertama dan bibit tanaman mudah didapat. 2. Kelemahan yang dapat diandalkan dalam pengembangan usaha tanaman obat keluarga (TOGA) yaitu tanaman obat keluraga (TOGA) tidak ada harganya dan obat dari tanaman obat keluarga (TOGA) kurang praktis. 3. Peluang terbesar yang dapat diperoleh dalam pengembangan usaha tanaman obat keluarga (TOGA) yaitu dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari dan gaya hidup sehat masyarakat. 4. Ancaman terbesar yang dihadapi dalam pengembangan usaha tanaman obat keluarga (TOGA) yaitu kurangnya peminat tanaman obat keluarga (TOGA) dan obat generik. 5. Strategi pengembangan usaha tanaman obat keluarga (TOGA) ini mampu berada pada daerah IV (STABILITAS/Hati-Hati). Hal ini berarti bahwa usaha pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) masih dalam stabilitas - hati-hati terutama difokuskan terhadap keunggulan produk tanaman obat keluarga (TOGA).Strategi pengembangan yang digunakan pada usaha pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) yaitu memfokuskan pada keunggulan produk tanaman obat keluarga (TOGA) dan Menggalakan sosialisasi pemanfaatan budidaya tanaman obat keluarga (TOGA).

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment