Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, June 30, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Pemberian Ekstrak Biji Klabet (Trigonella Foenum-Graecum L) terhadap Kadar Glukosa Darah

Tanaman kentang (Solanum tuberosum Linn.) merupakan salah satu
pangan utama dunia setelah padi, gandum dan jagung. Kentang juga termasuk
salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai perdagangan domestik
dan potensi ekspor yang cukup baik. Kendala utama dalam budi daya kentang di
Indonesia adalah serangan hama dan penyakit. Pada bulan Maret 2003 di Desa
Tulung Rejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang Jawa Timur tanaman
kentang teridentifikasi telah terserang Nematoda Sista Kuning (NSK) atau yang
lebih dikenal dengan nama ilmiah Globodera rostochiensis yang membahayakan
pertanaman tersebut. Untuk itulah perlu diadakan pengendalian terhadap serangan
NSK dengan memanfaatkan bakteri endofit dari akar tanaman kentang sebagai
salah satu agensia pengendalian hayati. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk
mengetahui jenis-jenis bakteri endofit yang dapat ditemukan pada akar tanaman
kentang, (2) untuk mengetahui apakah bakteri endofit dapat menghambat
pertumbuhan larva NSK.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplorasi dan eksperimen dengan
menggunakan rancangan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial
atau Completely Random Design pola faktorial dengan dua faktor dan 3 kali
ulangan. Faktor pertama adalah spesies bakteri endofit yang terdiri dari 4 taraf
perlakuan, yaitu B0 = Tanpa pemberian bakteri, B1 = Klebsiella ozaenae, B2 =
Bacillus mycoides, B3 = Pseudomonas pseudomallei. Faktor kedua adalah waktu
pengamatan yang terdiri dari 3 taraf perlakuan, yaitu W1 = 2 hari, W2 = 4 hari,
W3 = 6 hari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – September 2009,
bertempat di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana
Malik Ibrahim Malang, Jalan Gajayana 50 Malang. Teknik analisis data
menggunakan analisis variansi dan apabila perlakuan berpengaruh nyata maka
dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf signifikan
5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies bakteri endofit berpengaruh
terhadap rata-rata kematian larva nematoda G. rostochiensis, sedangkan variabel
yang lain tidak berpengaruh terhadap rata-rata kematian larva nematoda G.
rostochiensis. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa bakteri endofit yang lebih
efektif dalam menekan pertumbuhan larva nematoda G. rostochiensis adalah B.
mycoides.
File Download
Abstrak-Indonesia.pdf Abstrak-Indonesia.ps
Full Text.pdf Full Text.ps


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment