Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, June 15, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Psikologi:Kebermaknaan hidup istri yang di tinggal suami sebagai TKI: Studi kasus di Desa Ngaglik Kecamatan Palang Kabupaten Tuban

Abstract

INDONESIA:
Hidup bermakna adalah corak kehidupan yang menyenangkan, penuh semangat, dan gairah hidup serta jauh dari rasa cemas dan hampa dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini terjadi sebagai akibat terpenuhinya nilai-nilai dan tujuan hidup yang positif dan benar-benar di dambakan. Kehidupan bermakna di tandai dengan hubungan antar pribadi yang saling menghormati dan saling menyayangi serta kemampuan mengatasi berbagai kendala dan menganggap kendala itu bukan sebagai masalah melainkan sebagai tantangan dan peluang.
Tujuan dalam penelitian kebermaknaan hidup istri yang di tinggal suami sebagai TKI di Desa Ngaglik Kec. Palang Kab. Tuban yakni untuk mengetahui bagaimana konsep kebermaknaan hidup bagi istri yang di tinggal suami sebagai TKI dan untuk mengetahui faktor- faktor kebermaknaan hidup apa saja yang mempengaruhi seorang istri yang di tinggal suami sebagai TKI di Desa Ngaglik Kec. Palang Kab. Tuban dalam melakukan suatu aktivitas.
Dalam penelitian ini digunakan sebuah pendekatan yang dikenal dengan pendekatan kualitatif dan Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif. Studi deskriptif merupakan pencarian fakta dan interpretasi yang tepat mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat, serta tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu dan proses-proses yang sedang berlangsung dan pengaruh-pengaruh dari suatu fenomena. Penelitian ini menggunakan 2 subjek dengan inisial AS dan LK dimana keduanya adalah istri- istri yang di tinggal suaminya bekerja sebagai TKI.
hasil penelitian tentang kebermaknaan hidup istri yang di tinggal suami sebagai TKI di Desa Ngaglik Kec. Palang Kab. Tuban dapat di simpulkan bahwa kedua subjek berinisial AS dan LK yang menjadi istri dari TKI memiliki pandangan hidup yang berbeda. Dan hal itu dapat di lihat dari 14 temuan teori baru yang meliputi: teori loneliness, kebutuhan, kepuasan dan ketidakpuasan, agresivitas, pemahaman diri, ketahanan diri, self commitment, pengambilan keputusan, mendekatkan diri, berserah diri, empati, interaksi sosial, putus asa, sikap positif, well being, dan kebersyukuran dan faktor yang membentuk kebermaknaan hidup pada subjek pertama yang berinisial AS yaitu faktor anak dan faktor ekonomi sedangkan pada subjek kedua yang berinisial LK yakni hanya faktor ekonomi karena subjek masih belum memiliki anak.
ENGLISH:
Meaningful life is a life style of fun, full of passion, and passion for life as well as much of a sense of dismay and disappointment in everyday life. his occurs as a result of satisfy the values and life goals are positive and actually in longing. Meaningful life at mark with the interpersonal relationships of mutual respect and mutual love, preferred activities and generate beneficial works, as well as the ability to overcome various obstacles and considers the constraints it not as a problem but rather as a challenge and an opportunity.
The purpose of the research is the wife living in meaningfulness living husband as TKI in village Ngaglik Kec. Palang Kab. Tuban find out how the concept of meaningfulness of life for husband and wife in living as TKI and to know the meaningfulness of life factors that affect a wife whose husband is staying on as TKI in village Ngaglik Kec. Palang Kab. Tuban in performing an activity.
In this research used an approach known as qualitative approach and the kind of this research is a descriptive study. A descriptive study is a fact-finding and proper interpretation of the studied problems in society, as well as the procedures applicable in the community as well as particular situations and processes that are taking place and the influences of a phenomenon. This research uses the 2 subject with initials AS and LK. where both are wives who live in her husband's work as TKI.

research results about the meaningfulness of life lived in the wife's husband as TKI in village Ngaglik Kec. Palang Kab. Tuban is able to deduce that both the subject's initials AS a wife LK and from TKI have a different view of life. And it can be seen from the 14 new theory includes findings: theory of loneliness, was, needs, satisfaction and dissatisfaction, aggressiveness, self- understanding, resilience, self commitment, decision-making, closer, surrender yourself, social interaction, empathy, despair, a positive attitude, well being, and kebersyukuran and the factors that shape the meaningfulness of life on the subject first to the initials AS the factors and economic factors while the second initials LK economic factor just because the subject is still not having children.


BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG

 Seiring dengan kemajuan teknologi di Indonesia dan lapangan pekerjaan yang sedikit maka biaya hidup seseorang adalah masalah terbesar yang sedang di hadapi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini mendorong seseorang untuk mengubah hidupnya dengan cara menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) bagi mereka itu adalah jalan terbaik untuk mendapatkan penghasilan yang banyak dibandingkan dengan hanya bekerja di negara sendiri. istilah tenaga kerja Indonesia (TKI) adalah sebutan untuk warga negara Indonesia yang bekerja di beberapa negara tetangga dalam jangka waktu tertentu dengan menerima upah. Tenaga kerja Indonesia sering di sebut dengan pahlawan devisa karena dalam setahun bisa menghasilkan devisa 60 triliyun rupiah hal ini yang mendorong Indonesia terus mengeksplor tenaga kerja untuk di kirim ke beberapa negara. Menurut M. jumhur hidayat kepala badan nasional penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia (BNP2TKI) Di Indonesia sendiri tenaga kerja yang bekerja diluar negeri setidaknya berjumlah 6,5 juta yang tersebar di 142 negara. di sisi lain Hal tersebut tentunya menjadikan hubungan suami istri tidak harmonis karena intensitas untuk bertemu sangat sedikit atau hampir tidak bertemu dalam kurun waktu tertentu yang pastinya membuat seorang istri memaknai kebermaknaan hidup tanpa suami menjadi berbeda. 2 Dalam beberapa kasus yang di peroleh dari wawancara awal tidak jarang seorang istri ingin melakukan selingkuh dengan orang lain yang lebih bisa memberikan waktu luang untuk sekedar bercerita. Menurut kamus besar bahasa Indonesia edisi kedua tahun 1991 selingkuh adalah tidak berterus terang, tidak jujur, dan suka menyembunyikan sesuatu dari pasangannya hal ini didukung Dalam sebuah riset yang dilakukan psikolog drigotas SM dan koleganya pada tahun 1999, selingkuh di sebut sebagai dating infedelity istilah ini mengacu pada adanya perasan bahwa pasangan telah melanggar norma dalam suatu hubungan yang berkaitan dengan interaksi terhadap orang lain. alasan istri ingin melakukan tindakan selingkuh karena di tinggal suaminya bekerja sebagai TKI adalah: 1. Rasa frustrasi seksual jika seorang perempuan frustrasi secara seksual, pasti akan menuntun mereka untuk selingkuh. Seks memang memainkan peran utama dalam sebuah hubungan pernikahan. 2. Kekhawatiran keuangan Manusia tentunya memiliki sifat selalu merasa kurang dalam hal apapun. Hal itu mendorong seorang istri untuk melakukan tindakan selingkuh apabila seorang suami tidak memberikan nafkah batiniah dan lahiriah yang cukup. Fenomena lain yang menjadi strategi seorang istri yang di tinggal suami menjadi TKI adalah dengan melakukan pekerjaan misalnya dengan bekerja sebagai asisten rumah tangga, buruh pabrik, membuka toko di depan rumah dan 3 beberapa pekerjaan yang lain. Menurut kamus besar Indonesia pekerjaan ialah sekumpulan kedudukan (posisi) yang memiliki persamaan kewajiban atau tugastugas pokoknya Dari wawancara pertama yang saya lakukan terdapat faktor utama yang mempengaruhi suami bekerja sebagai TKI yakni sebagai berikut: “yo nggak aku wes ngerti lek bojoku iku keluargane gak mampu. faktor utama yo karna masalah perekonomian dek”. (L.W1.P9a.T14) (Ya tidak aku sudah tahu kalau suamiku itu dari keluarga tidak mampu. Faktor utama ya karena masalah). Seorang istri yang di tinggal suaminya bekerja sebagai TKI akan membentuk makna hidup yang berbeda di bandingkan seorang istri yang setiap saat bisa bertemu dengan suaminya misalnya seorang istri akan lebih putus asa dalam menghadapi hidup karena kurangnya pemberian motivasi dari orang terdekat yakni seorang suami. Mengembangkan kehidupan bermakna pada hakikatnya sama dengan perjuangan hidup yakni meningkatkan kondisi kehidupan yang kurang baik menjadi lebih baik, dalam hal ini mengubah kondisi hidup dan penghayatan tak bermakna menjadi bermakna. Upaya ini memerlukan niat dan komitmen yang kuat serta pemahaman mendalam tentang potensi manusia, makna hidup dan penguasaan sistem dan metodenya, serta kesediaan untuk menghadapi berbagai kendala dan hambatan dalam melaksanakannya. Tentu saja usaha ini 4 membutuhkan dukungan dari lingkungan terdekat yaitu keluarga. Menurut teori logoterapi kerangka pikir pengembangan hidup bermakna pada dasarnya sebagai berikut: hasrat untuk hidup bermakna (The Will to meaning) sebagai motivasi utama setiap manusia perlu dipenuhi dengan lebih dahulu menetapkan makna hidup (The meaning of life) yang akan dikembangkan serta memiliki Citra diri ideal sebagai pribadi bermakna yang unik dan khas (proper self image) yang ingin di raih. Bila hal ini berhasil di penuhi melalui kegiatan-kegiatan yang terarah di harapkan akan berkembang hidup yang bermakna (The meaningful life) dengan kebahagiaan (happiness) sebagai hasil sampingannya (H.D. Bastaman. 2007 hal 45). Hidup bermakna adalah corak kehidupan yang menyenangkan, penuh semangat, dan gairah hidup serta jauh dari rasa cemas dan hampa dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini terjadi sebagai akibat terpenuhinya nilai-nilai dan tujuan hidup yang positif dan benar-benar di dambakan. Kehidupan bermakna di tandai dengan hubungan antar pribadi yang saling menghormati dan saling menyayangi, kegiatan-kegiatan yang disukai dan menghasilkan karya-karya bermanfaat, serta kemampuan mengatasi berbagai kendala dan menganggap kendala itu bukan sebagai masalah melainkan sebagai tantangan dan peluang. Pribadi dengan kehidupan bermakna memiliki tujuan hidup yang jelas sebagai pedoman dan arahan kegiatan-kegiatan yang semuanya dilandasi dengan rasa keimanan yang baik. Ia pun memiliki rasa humor yang baik yaitu mampu melihat secara humoristis pengalaman-pengalaman sendiri termasuk pengalaman 5 hidupnya yang tragis. Selain itu, secara sadar berusaha meningkatkan cara berpikir dan bertindak positif serta secara optimal mengembangkan potensi diri (fisik,mental,emosional,sosial, dan spiritual) untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik dan meraih Citra diri yang di idam-idamkan. Dan semuanya tidak sempurna tanpa di landasi doa dan ibadah dengan niat yang suci. Dari gambaran ini dapat di katakan bahwa hidup yang bermakna adalah gerbang menuju kebahagiaan. Hidup merupakan sebuah misteri dan penuh dengan rahasia, tidak seorang pun manusia mengetahui seperti apa kehidupan kelak yang akan mereka jalani. Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami makna hidup. Sejauh ini kita sudah melihat bahwa makna hidup akan selalu berubah tetapi tidak pernah hilang. Menurut logoterapi ada tiga cara yang bisa di tempuh manusia untuk menemukan makna hidup yakni dengan melakukan pekerjaan atau perbuatan, dengan mengalami sesuatu atau melalui seseorang dan melalui cara kita menyikapi penderitaan yang tidak bisa di hindari. B. BATASAN MASALAH Batasan masalah digunakan untuk menetapkan batasan-batasan penelitian dengan jelas serta agar dapat menghindari penyimpangan pada saat pelaksanaan penelitian. Sehingga peneliti memberi batasan masalah dalam penelitian mengenai kebermaknaan hidup istri yang di tinggal suami sebagai TKI (studi kasus di desa ngaglik Kec. Palang kab. tuban), diantaranya: makna hidup dapat di tafsirkan sebagai suatu proses yang dapat membuat seseorang merasakan hadirnya sebuah 6 perubahan dalam dirinya, dan perubahan itu sangat mengesankan. Setidaknya makna itu dapat memunculkan perasaan bangga, bahagia sebagai bentuk peneguhan bahwa dirinya berkembang ke arah yang lebih baik karena memperoleh sesuatu. Dari pemaparan diatas peneliti akan membatasi penelitian agar tidak terjadi kerancuan dan penelitian ini terfokus pada variabel yang diteliti, yakni peneliti akan meneliti kebermaknaan hidup istri yang di tinggal suami sebagai TKI. C. PERTANYAAN PENELITIAN Berdasarkan latar belakang yang sudah di jelaskan sebelumnya, maka pertanyaan penelitian dalam penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana dinamika kebermaknaan hidup istri yang di tinggal suami sebagai TKI di desa ngaglik Kec. Palang kab. Tuban? D. TUJUAN PENELITIAN Berdasarkan pernyataan penelitian yang sudah di jelaskan sebelumnya, maka tujuan penelitian ini yaitu: 1. Untuk mengetahui bagaimana dinamika kebermaknaan hidup bagi istri yang di tinggal suami sebagai TKI di desa ngaglik Kec. Palang kab. Tuban 7 E. MANFAAT TEORITIS Di harapkan penelitian ini secara teoritis yaitu dapat menambah hasil-hasil penelitian tentang kebermaknaan hidup bagi istri yang di tinggal suami sebagai TKI di desa ngaglik Kec. Palang kab. Tuban yang kemudian akan memperkaya teori tentang kebermaknaan hidup. F. MANFAAT PRAKTIS Penelitian ini di harapkan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kebermaknaan hidup bagi seorang istri yang di tinggal suami sebagai TKI di desa ngaglik Kec. Palang kab. Tuban.
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Psikologi" : Kebermaknaan hidup istri yang di tinggal suami sebagai TKI: Studi kasus di Desa Ngaglik Kecamatan Palang Kabupaten Tuban" Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini

DOWNLOAD

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment