Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, August 19, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Psikologi:Studi kasus penerimaan diri remaja yang memiliki keluarga tiri di Desa Banjarsari Kabupaten Tulungagung


Abstract

INDONESIA:
Penerimaan diri memiliki pengaruh penting dalam kesehatan psikologis seseorang. Penerimaan diri adalah ketika seseorang mampu menerima segala aspek tentang dirinya tanpa membenci dirinya sendiri. Penerimaan diri menjadi sangat sulit di masa-masa remaja, remaja membutuhkan dukungan dari keluarga dalam hal pembentukan penerimaan diri, namun pembentukan keluarga baru dapat membuat remaja mengalami kesulitan yang lebih dalam memunculkan penerimaan dirinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerimaan diri remaja yang memiliki keluarga tiri serta mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi penerimaan diri remaja yang memiliki keluarga tiri.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dimana pengambilan data yang digunakan berupa observasi partisipan dan juga wawancara mandalam. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja laki-laki dan perempuan yang memiliki keluarga tiri.
Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek yang memiliki keluarga tiri memiliki penerimaan diri yang berbeda meskipun keduanya sama-sama mendapatkan penolakan dari keluarga tirinya. Salah satu subjek memiliki penerimaan diri yang baik sementara itu subjek lainnya kurang memiliki penerimaan diri. Perbedaan penerimaan diri dipengaruhi oleh usia dan jenis kelamin subjek. Sementara faktor yang mempengaruhi pencapaian penerimaan diri kedua subjek pun tidak sama dan beragam. Faktor yang paling berpengaruh dalam penerimaan dirinya adalah dukungan sosial, berfikir positif, wawasan sosial, pemahaman diri, konsep diri stabil, keberhasilan, harapan realistis, serta tidak memiliki stress yang berat.
ENGLISH:
Self-acceptance has an important influence in forming a healthy of human’s psychology. Self –acceptance is a condition where someone is able to accept all aspects of him/her without hating him/herself. Self-acceptance becomes very difficult during adolescence, they need the support of their family in the formation of her self-acceptance. By having a new family, which is usually said as stepfamily, teenagers have to adapt with a new conditions. And of course, it can influence their self-acceptance.
This research aimed to describe a teenager-self acceptance who stays together with his or her step family and to knowing the factors that influenced his or her self-acceptance.
This study applied a qualitative method by applying a study case, which used a participant’s observation and deep interview as a data. Then, the subjects of this study are including of boy and girl-teenagers who have a step family.
The result of this study showed that booth subjects that have a step family have a different self-acceptance although they also have a same refusing from their step family, One of the subjects has a good self-acceptance .In the other side, other subject has not good enough of his self-acceptance .The different of self-acceptance is influenced by two factors. Those are age and gender. Besides, there are several factors that influence the achievement of self-acceptance of each subject. Those are social support, think positively, social insight, self-comprehension, the stable of self-concept, success, realistic hope, and having no stressful.


Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Psikologi" :Studi kasus penerimaan diri remaja yang memiliki keluarga tiri di Desa Banjarsari Kabupaten Tulungagung" Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini
DOWNLOAD

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment