Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, April 25, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Manajemen:Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada industri kecil menengah (IKM) pada Sentra Bordir Bangil 2009-2013

Abstract

INDONESIA:
Struktur modal sangat penting bagi perusahaan karena menyangkut kebijakan penggunaan sumber dana yang paling menguntungkan. Dalam menentukan sumber dana mana yang akan dipilih, perusahaan harus mempertimbangkan dengan matang dan baik agar diperoleh kombinasi struktur modal yang optimal. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif Deskriptif, objek penelitian ini adalah IKM yang terdaftar di Sentra Bordir Bangil dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 8 IKM bordir. Model analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda.
Berdasarkan dari hasil analisis regresi berganda secara parsial variabel yang berpengaruh terhadap struktur modal adalah likuiditas, struktur aktiva, pertumbuhan asset, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan, sedangkan variabel profitabilitas tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan cenderung memandang terjadinya penurunan tingkat laba bersih terhadap penjualan merupakan salah satu kebutuhan ditingkatkannya jumla hutang yang tercermin dalam struktur modalnya, berarti bahwa semakin tinggi profit perusahaan, maka semakin sedikit utang yang digunakan.
The capital structure is very important for the company because it involves the use of policies most favorable financial resources. In determining the source of the funds which will be selected, companies must consider carefully and well in order to obtain a combination of optimal capital structure. Thus this study aims to determine the importance of the influence of factors affecting capital structure.
This research uses descriptive quantitative approach, the object of this study is SMEs registered in the Sentra Embroidery Bangil using purposive sampling method as much as 8 SMI embroidery. Model analysis used is multiple linear regression method.

The results based on of multiple regression analysis partial variable affecting the capital structure is liquidity, asset structure, asset growth, company size and sales growth, while profitability variable has no effect on the capital structure. This shows that companies tend to look at the decline in the level of net profit to sales is one of the requirements increased the amount of debt that is reflected in their capital structure, meaning that the higher the profit of the company, the less debt used.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
 Pemenuhan kebutuhan dana pada dasarnya dapat dibedakan antara cara pemenuhan kebutuhan dana secara sendiri-sendiri sesuai dengan kebutuhan masing-masing aktiva yang harus dibiayai dan cara pemenuhan kebutuhan dana secara keseluruhan dengan memandang semua kebutuhan sebagai satu kesatuan atau satu kelompok. Apabila dalam memenuhi kebutuhan dana itu masih mendasarkan pada kebutuhan masing-masing aktiva secara individual dikatakan bahwa masih menggunakan sistem pembelanjaan partial. Dengan demikian sistem pembelanjaan partial adalah sistem pemenuhan kebutuhan dana yang mendasarkan pada perputaran dan waktu terikatnya dana pada masing-masing aktiva secara individual. Sistem ini menggunakan prinsip bahwa kebutuhan dana untuk setiap aktiva atau setiap macam kebutuhan, harus dibiayai dengan dana sendiri-sendiri yang sesuai dengan jumlah dana dan lamanya kebutuhan. Dengan demikian, berarti bahwa jumlah dana yang digunakan oleh perusahaan terdiri dari beberapa macam dana atau kredit yang berbeda-beda baik dalam jumlah, lama waktunya, maupun dalam saat kapan kredit tersebut harus dibayar kembali (Riyanto, 1995:188). Keputusan pendanaan perusahaan terkait keputusan tentang bentuk dan komposisi sumber dana yang akan dipergunakan oleh perusahaan (Husnan dan Pudjiastuti, 2002:277). Struktur modal merupakan komposisi ekuitas dan hutang 2 pada suatu perusahaan yang sering dihitung berdasarkan besaran relatif berbagai sumber pendanaan. Struktur modal sangat penting bagi perusahaan karena menyangkut kebijakan penggunaan sumber dana yang paling menguntungkan. Sumber dana dapat diperoleh dari sumber internal dan sumber eksternal, oleh karena itu struktur modal adalah salah satu keputusan keuangan yang berhubungan dengan pencapaian tujuan perusahaan. Manajer keuangan harus dapat meningkatkan struktur modal perusahaan.
 Hal ini dimaksudkan untuk menunjang perusahaan dalam pengambilan keputusan mengenai penentuan sumber pendanaan yang akan digunakan dalam pengelolaan usaha perusahaan. Dalam menentukan sumber dana mana yang akan dipilih, perusahaan harus mempertimbangkan dengan matang dan baik agar diperoleh kombinasi struktur modal yang optimal. Perusahaan yang mempunyai struktur modal yang optimal, sesuai dengan target dan karakter perusahaan, akan menghasilkan tingkat pengembalian yang optimal pula. Sebagaimana diketahui struktur modalnya, yakni dengan menghubungkan elemen-elemen aktiva disatu pihak dengan elemenelemen pasif di pihak lain, maka diperoleh banyak gambaran tentang keadaan finansial suatu saat tertentu, karena profitabilitas merupakan kemampuan dan sumber yang ada, baik modal sendiri maupun modal asing. Struktur modal merupakan masalah yang penting bagi perusahaan karena baik buruknya struktur modal akan mempunyai efek langsung terhadap posisi keuangan perusahaan yang pada akhirnya akan mempengaruhi nilai perusahaan. Kesalahan dalam besarnya hutang maka beban tetap yang harus ditanggung oleh 3 perusahaan semakin besar yang akan menambah risiko tidak dapat membayar beban bunga atau angsuran hutang perusahaan. Banyak faktor yang mempengaruhi keputusan manajer dalam menentukan struktur modal perusahaan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi komposisi struktur modal perusahaan diantaranya stabilitas penjualan, struktur aktiva, leverage operasi, tingkat pertumbuhan, profitabilitas, pajak, pengendalian, sikap manajemen, ukuran perusahaan, dan fleksibilitas keuangan (Brigham dan Houston, 2011:39-41). Daerah Bangil, Kabupaten Pasuruan memiliki potensi yang baik dalam bidang bordir. Bangil adalah suatu kota kecil yang menjadi jalur lintas propinsi Surabaya-Bayuwangi, kota ini memiliki banyak ragam cerita dan sejarah serta produk-produk unggulan berkelas yang sudah menjadi legenda, salah satunya yakni kerajinan bordir yang sudah melegenda, sehingga menjadikan Bangil Kota Bordir. Daerah Bangil, banyak perempuan yang secara aktif mencari nafkah. Dalam keadaan terbatasnya peluang bekerja dan kecilnya jumlah perempuan yang bekerja ternyata di Bangil banyak ditemui industri rumah tangga kerajinan bordir, dimana selain menjadi pekerja, perempuan juga menjadi pengusaha.Dalam industri kerajinan bordir, maka dibentuklah ASPENDIR (Asosiasi Pengusaha Bordir), dengan adanya ASPENDIR ini, pengrajin dapat dengan mudah memperoleh customer lebih banyak lagi. Kerajinan bordir tersebut menghasilkan produk berupa kebaya, busana muslim, blues dan baju koko dengan berbagai motif bordiran. Perlu disadari bahwa generasi bordir ini masih sedikit lambat, karena walaupun keterampilan bidang ini sangat sederhana dan mudah dipelajari, 4 tetapi membutuhkan waktu yang relatif lama.Keterampilan ini identik dengan seni sehingga dibutuhkan ekstra konsentrasi, kesabaran, niat dan semangat dari seorang pengrajin bordir.Namun, ada beberapa permasalahan yang dihadapi IKM bordir di Sentra Bordir ini yaitu kurangnya modal.Akses IKM terhadap institusi keuangan atau pendanaan memang masih relatif terbatas.
 Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Timur, Industri Kecil Menengah (IKM) berperan besar bagi perkembangan sektor industri ekonomi Jawa Timur. Pada tahun 2011, Industri mikro dan kecil di Jawa Timur tumbuh 9,69 persen dibanding tahun 2010 atau lebih besar dari pertumbuhan nasional mencapai 4,71 persen. Batik, produk kulit, dan industri makanan olahan khas berbasis agro menjadi produk unggulan pada sektor IKM Jawa Timur. IKM bordir sangat membantu perekonomian masyarakat Kabupaten Pasuruan, terutama para pengrajin bordir.Terbukti bahwa semakin meningkatnya unit IKM Bordir dan tenaga kerja di IKM Bordir Kabupaten Pasuruan. Peluang usaha bordir di Kabupaten pasuruan memiliki peluang besar terutama setelah kota Bangil diresmikan menjadi Bangil kota Bordir. hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Kabupaten Pasuruan yakni Disperindag sangat membantu dalam pembinaan IKM Bordir, sehingga IKM Bordir sangat berkembang dengan baik dari tahun ke tahun. Berikut adalah grafik yang menunjukkan perkembangan IKM Bordir Kabupaten Pasuruan dari tahun 2011 sampai tahun 2014, antara lain sebagai berikut: 5 Tabel 1.1 Data Perkembangan IKM Bordir Kabupaten Pasuruan Tahun Unit Tenaga Kerja 2011 546 12.884 2012 561 12.929 2013 576 12.974 2014 591 13.019 Sumber: Disperindag Kabupaten Pasuruan Objek penelitian mengenai struktur modal yakni di daerah Bangil Kabupaten Pasuruan. Pengambilan Sentra Bordir Bangil sebagai objek penelitian dikarenakan ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada IKM Sentra Bordir yang ada di daerah Bangil.Penelitian ini unik karena meneliti IKM yang paling unggul di Bangil dan memiliki produk unggulan yang berkualitas baik.Permasalahan yang dihadapi IKM Bordir ini kekurangan modal, untuk itu dilakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal untuk memperbaiki modal IKM Bordir ini agar tetap terjaga dengan baik modalnya, sehingga IKM Bordir ini dapat mempertahankan kualitas dari produknya jika struktur modalnya tepat.Oleh karena itu variable-variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini ada tujuh variabel bebas, yaitu likuiditas, struktur aktiva, pertumbuhan asset, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan.Variabel ini sering digunakan di penelitian terdahulu, namun objek yang digunakan berbeda. Penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal telah banyak dilakukan.Namun dari beberapa peneliti terdahulu terdapat ketidaksamaan hasil penelitian.Dimana sebuah faktor yang terbukti berpengaruh pada penelitian lainnya.
 Hasil penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal antara lain dilakukan oleh Ali (2012), Laksmi (2010), Glenn, Herlina dan Rini 6 (2011) menyatakan bahwa risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Sedangkan penelitian Ruben (2013) berpengaruh signifikan negatif terhadap struktur modal. Penelitian yang dilakukan oleh Ali (2012), Dwi (2009), dan Ruben (2013) bahwa likuiditas berpengaruh terhadap struktur modal. Penelitian yang dilakukan oleh Ali (2012) menyatakan bahwa struktur aktiva tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Glenn, Herlina dan Rini (2011), Rika dan Erman (2011), Dwi (2009), Hasni (2013), serta Joni dan Lina (2010) menyatakan bahwa struktur aktiva berpengaruh terhadap struktur modal.Penelitian yang dilakukan oleh Laksmi (2010), Raden (2012), serta Jono dan Lina (2010) menyatakan bahwa pertumbuhan aset berpengaruh terhadap sturktur modal. Penelitian yang dilakukan oleh Raden (2012), Joni dan Lina (2010) menyatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Laksmi (2010), Dwi (2009), Ruben (2013) dan Hasni (2013) menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal. Penelitian yang dilakukan oleh Ali (2012), Laksmi (2010), Joni dan Lina (2010) menyatakan bahwa ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap struktur modal. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Rika (2011), Glenn, Herlina dan Rini (2011), Dwi (2009), dan Ruben (2013) menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap struktur modal. 7 Penelitian yang dilakukan oleh Rika dan Erman (2011) menyatakan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Ruben (2013) dan Raden (2012) menyatakan bahwa pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap struktur modal. Berdasarkan beberapa teori dan temuan hasil peneliti terdahulu, maka penelitian ini ingin mengambil judul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Industri Kecil Menengah (IKM) Sentra Bordir Bangil Periode 2009 – 2013.
1.2  Rumusan Masalah
 Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
 1. Apakahlikuiditas, struktur aktiva (tangibility asset), pertumbuhan aset, profitabilitas, ukuran perusahaan (Size), dan pertumbuhan penjualan (growth sales) dapat berpengaruh secara simultan terhadap struktur modal IKM Sentra Bordir Bangil?
 2. Apakah likuiditas, struktur aktiva (tangibility asset), pertumbuhan aset, profitabilitas, ukuran perusahaan (Size), dan pertumbuhan penjualan (growth sales), dapat berpengaruh terhadap struktur modal IKM Sentra Bordir Bangil?
 1.3 Tujuan Penelitian
 Sesuai dengan perumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, maka tujuan penelitian adalah untuk sebagai berikut:
 1. Untuk mengetahui pengaruh simultan variabel likuiditas, struktur aktiva (tangibility asset), pertumbuhan aset, profitabilitas, ukuran perusahaan (Size), dan pertumbuhan penjualan (growth sales)terhadap struktur modal IKM Sentra Bordir Bangil.
 2. Untuk mengetahui pengaruh parsial variabel likuiditas, struktur aktiva (tangibility asset), pertumbuhan aset, profitabilitas, ukuran perusahaan (Size), dan pertumbuhan penjualan (growth sales), yang berpengaruh dominan pada struktur modal IKM Sentra Bordir.
1.4 Manfaat Penelitian
 Kegunaan penelitian ini adalah:
1. Bagi pengusaha IKM Diharapkan penelitian ini dapat memberikan rujukan dalam pembuatan keputusan mengenai Struktur Modal yang dipilih sehingga terbentuk keputusan yang efektif yaitu manajemen struktur modal yang memadukan sumber- sumberdanapermanen yang digunakan perusahaan untuk operasionalnya yang akan memaksimumkan nilai perusahaan.
 2. Bagi Bank Diharapkan penelitian ini bisa dijadikan sebagai pertimbangan atau acuan dalammenentukan tingkat suku bunga pinjaman bagi perkembangan IKM.

3. Bagi Akademis/ Peneliti Bagi peneliti yang ingin melakukan kajian di bidang yang sama, diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dan memberikan landasan pijak untuk penelitian selanjutnya.
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Manajemen :Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada industri kecil menengah (IKM) pada Sentra Bordir Bangil 2009-2013Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment