Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, April 24, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Manajemen:Pengaruh komunikasi pemasaran terintegrasi terhadap citra merek (brand image) Ramayana Mal Sidoarjo

Abstract

INDONESIA:
Penelitian ini mengkaji dan menganalisis pengaruh komunikasi pemasaran terintegrasi terhadap citra merek (brand image) Ramayana Mal Sidoarjo. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner. Sampel penelitian ini adalah konsumen dari Ramayana Mal Sidoarjo yaitu penyewa stand.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel berdasarkan teknik “purposive sampling” yaitu sampel bertujuan dilakukan dengan cara mengambil subjek bukan didasarkan atas strata, random atau daerah tetapi didasarkan atas adanya tujuan tertentu. (Arikunto, 2006:139) Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, variabel komunikasi pemasaran terintegrasi secara simultan berpengaruh terhadap citra merek. Hal ini dapat dilihat dari F hitung > F tabel sebesar 7,867 > 2,31 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 hasil tersebut membuktikan bahwa variabel bebas komunikasi pemasaran terintegrasi meliputi variabel periklanan (X1), promosi penjualan (X2), hubungan masyarakat (X3), penjualan perseorangan (X4), dan pemasaran langsung (X5) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap citra merek (brand image) Ramayana Mal Sidoarjo. Sehingga dapat dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima.
Namun secara parsial variabel komunikasi pemasaran terintegrasi hanya ada satu variabel yang tidak berpengaruh signifikan variabel penjualan perseorangan terhadap citra merek (brand image) Ramayana Mal Sidoarjo. Berdasarkan uji t terhadap variabel penjualan perseorangan (X4) menunjukkan bahwa t hitung lebih kecil daripada t tabel (-0,139 < 2,31) atau signifikansi t lebih besar dari 5% (0,890 > 0,05), maka secara parsial variabel penjualan perseorangan (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel citra merek (brand image)(Y). Kemudian variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap citra merek Ramayana Mal Sidoarjo adalah variabel pemasaran langsung (X5) sebesar 18,1%
ENGLISH:
This study examined and analyzed the effect of integrated marketing communications to the brand image (brand image) of Mal Ramayana Sidoarjo. The data used in this study was obtained from questionnaires. The sample was consumers from Mall Ramayana Sidoarjo, namely stand.tenants
This study used a quantitative approach. Determination of the sample was based on the technique of "purposive sampling" which samples purpose was not based on strata, random or region but based on their specific purpose. (Arikunto, 2006: 139) Analysis of the data used in this research was the method of multiple linear regression analysis.
The results showed that, integrated marketing communication variables simultaneously affected the brand image. It can be seen from the F count> F table at 7.867> 2.31 with a significance of 0.000 <0.05 The results demonstrated that integrated marketing communication variables included advertising variables (X1), sales promotion (X2), public relations (X3 ), sales of individual (X4), and direct marketing (X5) simultaneously (simultaneously) a significant effect on brand image (brand image) of Mal Ramayana Sidoarjo. So it can be expressed Ho was rejected and Ha was accepted.

But in partial, integrated marketing communications was only one variable that does not significantly influence of individual sales variable to the brand image (brand image) of Mal Ramayana Sidoarjo. Based on t test for the individual sale variable (X4) showed that t was smaller than t table (-0.139 <2.31) or t significance was greater than 5% (0.890> 0.05), then the partial sale of individual variable ( X4) had no significant effect on the variable of brand image (brand image) (Y). Then the most dominant variable that influenced on brand image of Mal Ramayana Sidoarjo was a variable direct marketing (X5), namely 18.1%
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Pada saat ini berbelanja memang sudah menjadi kebiasaan dan budaya bagi setiap orang dalam kehidupan sehari-hari, karena kebutuhan hidup seseorang semakin hari semakin meningkat yang merangsang pertumbuhan bisnis ritel, apalagi jika pendapatannya selalu mengalami kenaikan. Pertumbuhan ritel ini sudah lama ada, bahkan sejak nenek moyang kita sudah ada tempat dimana bisa mencari kebutuhan sehari-hari. Ahirnya dengan adanya perkembangan bisnis retail semakin lama semakin maju diwujudkanlah oleh pelaku bisnis ritel untuk mendirikan sebuah tempat perbelanjaan modern (Mal) yang didalamnya menyediakan semua kebutuhan hidup sehari-hari yang didalam pusat perbelanjaan tersebut juga banyak tempat atau stand yang disewakan untuk investor lain dan biasanya dalam skala kecil, bisnis tempat perbelanjaan modern ini selain menyediakan sarana berbelanja juga dapat dijadikan tempat untuk bermain dan rekreasi keluarga. Dengan adanya persaingan yang semakin lama semakin banyak, seperti yang terjadi di Sidoarjo saat ini ada matahari group (Matahari Departemen Store & Supermarket, Hypermarket), Hero Group, Ramayana Group, Borobudur, Giant, Indomart, alfa dan lain-lain, mereka berlomba-lomba untuk membuat strategi dan inovasi pemasaran perusahaan. Harapannya bisa menarik pengunjung sebanyakbanyaknya. 2 Bagi perusahaan besar maupun kecil cenderung mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk melakukan promosi untuk mempertahankan sebuah produk di pasaran dan penguatan sebuah merek. Selain itu, demi meningkatkan angka penjualan, perusahaan gencar melakukan promosi baik melalui periklanan maupun alat-alat komunikasi pemasaran lainnya seperti humas, pemasaran langsung, penjualan personal, dan promosi penjualan, dalam memasarkan produknya. Untuk itu, dibutuhkan pendekatan baru dimana alat-alat komunikasi pemasaran bisa berjalan efektif dan terintegrasi. Salah satunya dengan cara melakukan komunikasi pemasaran terintegrasi. Kotler & Armstrong (2001: 138) menyimpulkan bahwa komunikasi pemasaran terintegrasi adalah kegiatan yang berupaya memadukan antara periklanan dengan alat-alat komunikasi pemasaran lainnya seperti humas, pemasaran langsung, personal selling, serta promosi penjualan untuk bisa bekerja bersama-sama dalam rangka menyampaikan pesan yang jelas, konsisten, dan persuasif mengenai organisasi dan produknya. Menurut Kotler & Keller Lane (2007:226) bahwa komunikasi pemasaran terintegrasi diharapkan menimbulkan ketertarikan yang kuat dari pasar sehingga menghasilkan keputusan pembelian dan jauh diharapkan bisa terjadi pembelian ulang sehingga perusahaan bisa memenuhi target penjualan yang diharapkan. Kebijakan komunikasi pemasaran terintegrasi yang ditetapkan akan sangat mempengaruhi hasil komunikasi yang dilakukan perusahaan karena masing masing variabel komunikasi pemasaran terintegrasi mempunyai karakteristik dan cara yang berlainan. Dengan komunikasi pemasaran terintegrasi ini diharapkan semakin banyak konsumen memakai produk/jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. 3 Kombinasi elemen elemen komunikasi pemasaran terintegrasi seperti periklanan, personal selling, promosi penjualan, public relations, dan direct marketing yang diharapkan akan mempengaruhi jumah pengunjung Mal sebagai strategi promosi dari Ramayana Mal Sidoarjo Ramayana Mal Sidoarjo merupakan sebuah pusat perbelanjaan yang nyaman karena didukung oleh kawasan yang cukup strategis secara bisnis karena berada di pusat Kota Sidoarjo, di area jalan utama Jalan Diponegoro, Ramayana Mal Sidoarjo merupakan pusat perbelanjaan/kawasan, perdagangan, jasa, dan hiburan. Mal ini memiliki 3 lantai. Lantai 1 adalah ramayana yang menjual baju pria dan wanita dewasa, KFC, Es Teller 77, Toko Emas Gajah, Ob-Fit, Optik Rama. Lantai 2 adalah ramayana yang menjual baju anak anak, sepatu/sandal, tas, Robinson Hypermart, dan Johnny Andrean Salon, movielad disc dan food court, . Sementara lantai 3 adalah pusat perdagangan handphone baru dan bekas, pijat refleksi, playground kiddie land, serta timezone. Pemancangan bangunan dimulai pada taun 2000 dan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2001, tepatnya di bulan September. PT Ramayana Lestari Sentosa Sidoarjo sebagai pengembang dari Ramayana Mal Sidoarjo, menunjuk PT Jakarta Intiland sebagai pengelola dari Ramayana Mal Sidoarjo Dalam penelitian ini terdapat faktor yang melatarbelakangi pentingnya dilakukan penelitian ini. Menurut sumber terpercaya Pak Iwan dari devisi Marketing Ramayana bahwasanya total saat ini Ramayana Mal Sidoarjo memiliki sekitar 43 stan tertutup, dan sekitar 22 stan terbuka atau casual leasing. Dari tingkat rata rata kunjungan, Ramayana Mal Sidoarjo biasa dikunjungi 7000-8000 orang per 4 hari. jika dibandingkan dengan Mal lainnya seperti di Sun City Mal Sidoarjo yang kapasitas sekalanya sedikit lebih besar daripada Ramayana Mal Sidoarjo dengan rata-rata pengunjung yaitu mencapai 15.000-16.000 orang/hari, maka dari itu peneliti menyimpulkan bahwa banyaknya pengunjung hampir sama dengan Mal lain atau tidak sebanding dengan besarnya Ramayana Mal Sidoarjo yang harusnya mampu memperoleh pengunjung yang jauh lebih besar jika dibandingkan Mal lain yang ada di Sidoarjo. Berikut adalah data kegiatan promosi yang dilakukan Ramayana Mal Sidoarjo. Tabel 1.1 Kalender Promosi 2015 Ramayana & Robinson Dept. Store BULAN HARI TGL ACARA Januari Jum'at 2 Imlek big diskon SHOES FAIR Jum'at 9 Branded sale Jum'at 16 Doble diskon merk terkenal Jum'at 23 Pesta pakaian dalam Jum'at 30 Jutaan sepatu & tas murah Februari Jum'at 6 Festifal T-shirt & Jeans IMLEK Jum'at 13 Dobel diskon Jum'at 20 Harga heboh Jum'at 27 Anniversary sale Maret Jum'at 6 Pesta pakaian remaja ANNIVERSARY Jum'at 13 Beli 1 gratis 1 / beli 2 gratis 1 Jum'at 20 Doble diskon merk terkenal 5 Jum'at 27 Jutaan sepatu & tas murah April Jum'at 3 Pesta batik indonesia SHOES FAIR Jum'at 10 Harga gila Jum'at 17 Dobel diskon Jum'at 24 Murah terus terusan diskon terus terusan Mei Jum'at 1 Pesta T-shirt & Jeans BIG SALE Jum'at 8 Sejuta pakaian remaja murah Jum'at 15 Branded sale Jum'at 22 Dobel diskon Jum'at 29 Holiday big sale Juni Jum'at 5 Pesta celana pendek & T-shirt HOLIDAY Jum'at 12 Back to school sale BACK TO SCHOOL Jum'at 19 Branded shoes sale PRA LEBARAN Jum'at 25 Lebaran big sale : pakaian muslim & anak Juli Jum'at 3 Lebaran big sale : pakaian wanita & sepatu LEBARAN Jum'at 10 Lebaran big sale : pakaian remaja & sepatu Jum'at 17 Lebaran big sale : pakaian pria & sepatu Jum'at 24 Lebaran big sale : semua barang Sumber Data Diolah
Sementara itu, identitas merek yang lebih baik harus berorientasi pada pelanggan bukan berorientasi pada produk. Apabila perusahaan terlalu berorientasi pada produk, tindakan ini akan mudah sekali ditiru karena sebaik apa pun kualitas produk yang dihasilkan, dalam waktu relatif singkat pasti pesaing sudah dapat menirunya. Terlebih lagi, saat ini setiap kategori produk sudah memiliki standar kualitas minimal yang dipersyaratkan sehingga sekali kita memiliki standar kualitas minimal tersebut, produk akan mudah diterima oleh pasar. Saat ini paradigma pemasaran sudah berubah dari berorientasi pada produk menjadi berorientasi pada merek. Persaingan bukan lagi perang antarproduk, melainkan sudah beralih pada perang antarmerek. Produk yang memiliki citra merek yang kuat, akan lebih mudah memenangkan persaingan. Perusahaan harus mampu mengelola dan mambangun merek yang dimiliki agar dapat bertahan dengan persaingan. Setiap merek yang berhasil pasti didalamnya ada produk yang berkualitas, tetapi tidak semua produk yang berkualitas memiliki merek yang berhasil. Produk adalah sesuatu objek yang dibuat perusahaan, sedangkan merek adalah sesuatu objek yang dibeli dan dicari konsumen. Citra merek merupakan representasi dari kepuasan dan loyalitas serta pengalaman pelanggan. Untuk menghasilkan merek yang berhasil diperlukan adanya pengkomunikasian secara terpadu. Salah satu strategi yang dapat digunakan oleh pemasar dalam menghadapi perubahan pasar adalah strategi merek (branding strategy) melalui kekuatan yang bisa diciptakan oleh mereka perusahaan akan memperoleh berbagai manfaat. Strategi ini berkaitan dengan bagaimana perusahaan membangun citra produk 7 kepada pasar. Citra akan terbentuk dengan sendirinya dari upaya yang ditempuh sehingga alat yang paling tepat untuk mewujudkannya adalah dengan menerapkan metode komunikasi pemasaran yang terintegrasi atau Integrated Marketing Communication. Upaya penerapan strategi ini merupakan salah satu kunci penting untuk membentuk citra yang positif atau seperti apa yang dicita-citakan perusahaan dalam visinya.
 Komunikasi Pemasaran Terintegrasi atau Integrated Marketing Communication menekankan dialog terorganisasi dengan audiens internal dan eksternal yang sifatnya lebih personalized, customer-oriented, dan technologydriven dimana bertujuan untuk meningkatkan kebutuhan pelanggan terhadap citra akan merek tersebut. Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan, peneliti tertarik untuk mengetahui komunikasi yang ada di Ramayana Mal Sidoarjo. Dari keadaan tersebut mendorong peneliti untuk mengadakan sebuah penelitian yang berjudul : PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN TERINTEGRASI TERHADAP CITRA MEREK (BRAND IMAGE) RAMAYANA MAL SIDOARJO
1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut
1. Apakah Komunikasi Pemasaran Terintegrasi berpengaruh secara simultan terhadap Citra Merek (Brand Image) Ramayana Mal Sidoarjo?
2. Apakah Komunikasi Pemasaran Terintegrasi berpengaruh secara parsial terhadap Citra Merek (Brand Image) Ramayana Mal Sidoarjo?
 3. Diantara variabel Komunikasi Pemasaran Terintegrasi yang terdiri dari periklanan (𝑋1), promosi penjualan (𝑋2), hubungan masyarakat (𝑋3), penjualan perseorangan (𝑋4), pemasaran langsung (𝑋5), variabel apakah yang dominan mempengaruhi Citra Merek (Brand Image) Ramayana Mal Sidoarjo?
 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan
 yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut
1. Untuk mengetahui pengaruh Komunikasi Pemasaran Terintegrasi secara simultan terhadap Citra Merek (Brand Image) Ramayana Mal Sidoarjo
 2. Untuk mengetahui pengaruh Komunikasi Pemasaran Terintegrasi secara parsial terhadap Citra Merek (Brand Image) Ramayana Mal Sidoarjo
3. Untuk mengetahui variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap Citra Merek (Brand Image) Ramayana Mal Sidoarjo
1.4 Manfaat penelitian
 Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi berbagai pihak, antara lain sebagai berikut:
1. Bagi Penulis Merupakan sarana untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selam kuliah, khususnya pada masalah yang terkait dengan bidang Pemasaran.
 2. Bagi Perusahaan Dapat memberikan informasi bagi perusahaan tentang bagaimana ilmu dan teori yang kami dapatkan di bangku perkuliahan dapat memberikan kontribusi terhadap proses penerapan strategi pemasaran perusahaan. Dan diharapkan dapat memberikan solusi masalah yang dihadapi perusahaan dalam pencapaian tujuan akhir perusahaan

3. Bagi Pihak Lain Sebagai wawasan, pembanding, refrensi serta dapat pula dijadikan sebagai kajian ulang bagi penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan komunikasi pemasaran terintegrasi.
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Manajemen :Pengaruh komunikasi pemasaran terintegrasi terhadap citra merek (brand image) Ramayana Mal SidoarjoUntuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment