Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, April 17, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Manajemen:Model pelaporan keuangan bagi pengembangan UKM: Studi pada laboratorium home agroindustry model UNISMA Malang

Abstract

INDONESIA:
Laboratorium Home Agroindustry Model UNISMA Malang termasuk jenis UKM. Masih banyak kelemahan yang dialami pihak Laboratorium dalam usahanya. Kelemahan itu antara lain kurangnya pemahaman terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang sesuai dengan usahanya, sehingga dalam melakukan pencatatan laporan keuangan masih sangat sederhana dan apa adanya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menyusun model pelaporan keuangan yang tepat bagi perusahaan yang sesuai dengan standar akuntasi keuangan khusus UKM.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif dengan membaca tabel data keuangan Laboratorium Home Agroindustry Model. Kemudian peneliti menyusun laporan keuangan yang tepat sesuai dengan standar akuntasi yang khusus untuk UKM. Tahap penyusunan yang dilakukan adalah pengklasifikasian akun, pembentukan jurnal umum, buku besar, neraca saldo, laporan laba rugi dan neraca.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Neraca saldo awal Periode (Januari-April 2011) baik dari sisi aktiva dan pasiva berjumlah Rp 264.579.100. . Jumlah itu terdiri dari jumlah aktiva lancar yang berjumlah Rp 1. 539. 850 dan aktiva tetapnya senilai Rp 269. 937.500. Serta pada sisi pasiva dari jumlah ekuitas dari dana hibah adalah senilai Rp 262.986.850, penjualan senilai Rp 1.943.700 sedangkan jumlah biaya senilai Rp 351.450. Dari hasil perhitungan pada form laba rugi diketahui bahwa laba yang didapat oleh Laboratorium Home Agroindustry Model UNISMA Malang bulan Januari-April 2011 adalah sebesar Rp 1. 592.250. Dari hasil perhitungan form neraca di atas dapat kita ketahui jumlah dari sisi aktiva dan pasivanya sama yaitu Rp 264.579.100.
INDONESIA:
Agricultural industry Laboratory in Islamic University of Malang is a kind of Student Activity Units. There are many weakness efforts in its work. Namely; a lack of understanding of Financial Accounting Standards in accordance with its business, then the result to record the financial statements are very simple. This study aims to develop appropriate financial reporting model for the company in accordance with special financial accounting standards for student activity Unit.
The method used in this study is a qualitative descriptive analysis by reading the table of financial data Agricultural industry Laboratory. The researcher then set of financial statements in conformity with accounting standards for student activity Unit. Stage of preparation to do is classify the account, the establishment of the general journal, general ledger, trial balance, income statement and balance sheet report.


The results showed that the trial balance of the initial period (January- April 2011) both in terms of assets and liabilities amounted to Rp. 264 579 100. The amount consists of total assets amount to Rp. 1. 539. 850 and fixed assets valued Rp 269. 937 500. On the liabilities side of the equity of grant funds is valued is 262 986 850, sales worth is Rp. 1.943700, while the total cost is Rp 351 450. From the calculation in the form of income is known that the profit earned by Agricultural industry Laboratory in Islamic University of Malang in January to April 2011 amounted to Rp 1. 592 250. From the calculation above balance sheet form can we know the amount of the assets and liabilities are the same; Rp 264
579 100.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
 Dewasa ini, penggerak utama kondisi perekonomian negara adalah dari sektor UMKM. Semakin banyaknya sektor-sektor industri di Indonesia maka semakin menuntut suatu perusahaan untuk lebih memperhatikan kondisi perusahaannya dan tanggap akan perubahan-perubahan yang terjadi di luar sana. Hal yang demikian itu dilakukan agar perusahaan tidak tertinggal jauh dari perusahaan-perusahaan lainnya. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini. Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi criteria
 Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini. Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam undang-undang ini. Setiap usaha baik dalam skala kecil maupun besar memerlukan laporan keuangan guna mengetahui kondisi keuangan perusahaan tersebut. Laporan Keuangan juga melaporkan prestasi historis dari suatu perusahaan dan memberikan dasar, bersama dengan analisis bisnis dan ekonomi, untuk membuat proyeksi dan peramalan untuk masa depan. Laporan keuangan adalah laporan yang memuat hasil-hasil perhitungan dari proses akuntansi yang menunjukkan kinerja keuangan suatu perusahaan pada suatu saat tertentu. (J. Fred Weston & Thomas E. Copeland,1994: 24) Laporan keuangan suatu perusahaan harus disusun berdasarkan PSAK umum yang berlaku, namun khusus untuk UKM atau UMKM baru-baru ini Ikatan Akuntan Indonesia pada tanggal 17 Juli lalu telah meluncurkan standar akuntansi ETAP (SAK-ETAP) bertepatan dalam acara Seminar Nasional Akuntansi “Tiga pilar Standar Akuntansi Indonesia” yang dilaksanakan oleh Universitas Brawijaya dan Ikatan Akuntan Indonesia. Nama standar ini sedikit unik karena exposure draftnya diberi nama Standar Akuntansi UKM (Usaha Kecil dan Menengah), namun mengingat definisi UKM sendiri sering berubah, maka untuk menghindari kerancuan, standar ini diberi nama SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Apabila SAK-ETAP ini telah berlaku efektif, maka perusahaan kecil seperti UKM tidak perlu membuat laporan keuangan dengan menggunakan PSAK umum yang berlaku. Di dalam beberapa hal SAK-ETAP memberikan banyak kemudahan untuk perusahaan dibandingkan dengan PSAK 3 dengan ketentuan pelaporan yang lebih kompleks. Perbedaan secara kasat mata dapat dilihat dari ketebalan SAK-ETAP yang hanya sekitar seratus halaman dengan menyajikan 30 bab. Sesuai dengan ruang lingkup SAK-ETAP, maka standar ini dimaksudkan untuk digunakan oleh entitas tanpa akuntabilitas publik. Entitas tanpa akuntabilitas publik yang dimaksud adalah entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan; dan tidak menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (general purpose financial statement) bagi pengguna eksternal. Contoh pengguna eksternal adalah pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha, kreditur, dan lembaga pemeringkat kredit. Jadi bagi perusahaan kecil seperti UKM tidak perlu repot-repot menyusun laporan keuangannya dengan menggunakan standar PSAK umum. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lestari (2007), dengan judul Standarisasi Sistem Pelaporan Keuangan Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) (Studi pada Sektor Usaha Kripik Pisang di Kabupaten Lumajang), dengan hasil bahwa sektor usaha kripik pisang di Kabupaten Lumajang belum melakukan pelaporan keuangan secara benar dalam mengelola keuangannya. Dan mayoritas UMKM di Kabupaten Lumajang 100% belum pernah membuat jurnal transaksi serta model pelaporan keuangan konvesional merupakan sistem paling cocok untuk diterapkan. Adapun pada penelitian sekarang memilih sistem SAK ETAB untuk penerapan sistem pelaporan keuangan pada Laboratorium Home Agroindustry Model UNISMA Malang .
Laboratorium Home Agroindustry Model UNISMA Malang adalah salah satu bentuk UMKM yang didirikan oleh Fakultas Pertanian UNISMA Malang dimana salah satunya sumber dana untuk kegiatan operasional perusahaannya didapatkan dari PHK (Program Hibah Kompetitif) A2, dan hal tersebut merupakan salah satu keunggulan dari laboratorium. Dalam kegiatan operasionalnya perusahaan mengalami kesulitan dalam bidang pencatatan laporan keuangan. Selama ini perusahaan kurang memperhatikan pencatatan pelaporan keuangan yang ada dalam perusahaan yang sesungguhnya hal itu merupakan bagian terpenting bagi sebuah perusahaan dan merupakan pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. (IAI, 2009:2) Selama ini model pencatatan pelaporan keuangan yang dilakukan oleh Laboratorium Home Agroindustry Model UNISMA Malang sangatlah sederhaha dan apa adanya, hal ini bisa dibuktikan dengan pencatatan transaksi sebagai berikut : misalnya keterangan Bu Sri, Koperasi, dan Bu Sri Hindarti, maksud dari keterangan tersebut adalah pembelian yang dilakukan oleh Bu Sri, Koperasi, dan Bu Sri Hindarti kepada Laboratorium. Keterangan lainnya adalah nanas, wortel, dan jambu, maksud dari hal tersebut adalah pembelian persediaan bahan baku wortel, nanas, dan jambu oleh Laboratorium, keterangan yang lebih jelas ada dilampiran 7. Berdasarkan uraian-uraian di atas, dirasa perlu untuk mengkaji lebih dalam tentang perlunya penyusunan pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi oleh suatu perusahan baik perusahaan besar ataupun kecil seperti  Laboratorium Home Agroindustry Model UNISMA Malang. Maka dari itu penulis menentukan sebuah judul : “Model Pelaporan Keuangan Bagi Pengembangan UKM (Studi Pada Laboratorium Home Agroindustry Model UNISMA Malang)”.
1.2  Rumusan Masalah
 Melihat permasalahan yang timbul di Lab.
Home Agroindustry Model UNISMA Malang khususnya pada penyusunan model laporan keuangannya, maka peneliti merumuskan permasalahan dalam penelitian ini adalah : Bagaimana model pelaporan keuangan bagi Lab. Home Agroindustry Model UNISMA Malang?. 1
.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka penelitian ini bertujuan untuk menyusun model pelaporan keuangan yang tepat bagi Lab. Home Agroindustry Model UNISMA Malang.
1.3  Batasan Masalah
Agar penelitian ini tidak terlalu melebar maka pada penelitian ini peneliti memberi batasan. Adapun batasan penelitian ini, bahwa dalam penyusunan laporan keuangan untuk objek yang diteliti menggunakan SAK-ETAP (Standar Akuntansi Keuangan-Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik). Dan peyusunan pelaporan keuangan hanya dilakukan perkuartal awal 2011 dari bulan JanuariApril 2011.
1.4  Manfaat Penelitian
 Adapun hasil dari penelitian ini secara umum diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat luas, dan khususnya kepada:
1. Pihak manajemen Lab. Home Agroindustry Model: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan kontribusi yang berguna bagi Laboratorium Home Agroindustry Model UNISMA Malang dalam menyusun laporan keuangannya sesuai dengan standar akuntansi umum dan sesuai dengan bisnis yang ada pada Lab.

 2. Bagi dunia pendidikan dan Peneliti : Penelitian ini juga diharapkan berguna Bagi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada umumnya sebagai pengembangan keilmuan, khususnya di Fakultas Ekonomi dan sebagai sarana untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama masa kuliah serta untuk memperluas wawasan dan keilmuan seputar Model Laporan Keuangan bagi perusahaan.
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Manajemen :Model pelaporan keuangan bagi pengembangan UKM: Studi pada laboratorium home agroindustry model UNISMA MalangUntuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment