Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Wednesday, April 12, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi akutansi:Analisis pengaruh pola komunikasi organisasi terhadap lingkungan kerja: Studi kasus di Intrans Publishing.


Abstract

INDONESIA:
Dalam kondisi persaingan dunia yang semakin tajam, perusahaan ditunut untuk betul-betul memperhatikan dan memaksimalkan efektivitas dan efisiensi para karyawannya dalam rangka usaha pencapaian tujuan perusahaan. Dalam hal ini kiranya tidak ada yang menyangkal bahwa komuikasi merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam rangka menciptakan suatu lingkungan kerja yang baik. Tinggi rendahnya semangat kerja ini dipengaruhi oleh berbagai hal atau variabel yang sangat kompleks. Pencapaian lingkungan kerja yang produktif akan melibatkan semua unsur yang terdapat dalam suatu organisasi, yang meliputi atasan (pimpinan), bawahan (karyawan), fasilitas kerja, jaminan hari tua, dan sebagainya.
Dalam penelitian ini, variabel-variabel yang mempengaruhi tinggi rendahnya lingkungan kerja produktif dibagi ke dalam variabel komunikasi vertical, variabel komunikasi horizontal, komunikasi diagonal dan komunikasi informal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh komunikasi terhadap lingkungan kerja.
Jenis penelitian yang digunakan adalah eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan intrans publishing. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 21 orang, dengan menggunakan teknik sample jenuh. Analisis data yang digunakan adalah metode regresi linier berganda, regresi linier berganda, pada tingkat signifikansi 0,05 yang diolah menggunakan komputer program SPSS for windows 11.5.
Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel komunikasi secara bersama-sama mempunyai hubungan yang signifikan terhadap lingkungan kerja dengan tingkat signifikansi 0.00 pada taraf 61.389>0.05. Pada pengujian parsial, variabel komunikasi horisontal dan komunikasi informal berpengaruh dengan tingkat signifikansi 0.003 dan 0.007. Dan sebaliknya, komunikasi vertical serta komunikasi diagonal tidak berpengaruh terhadap lingkungan kerja dengan nilai 0.450 dan 0.363. sedangkan secara dominan yang berpengaruh adalah komunikasi horizontal dengan nilai 88.55%.
Dengan demikian diharapkan bagi perusahaan untuk lebih memperhatikan komunikasi horisontal dan komunikasi informal, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut dapat mempengaruhi lingkungan kerja.
ENGLISH:
The condition of an increasingly sharp competition, companies are really required to pay attention and maximize the effectiveness and efficiency of its employees in order to attempt the achievement of corporate goals. In this case, no denies that communication is one of the most important elements in order to create a good working environment. The enthusiasm of work is influenced by many things or variables that are very complex. The reaching of productive site work depends on the whole elements of organization; such as the leader, employee, working facilities, pension, etc.
In this study, the variables that effect the level of productive work environment is divided into vertical communication variables, horizontal communication variable, diagonal communication and informal communication. The purpose of this study was to clarify the effect of communication on productive work environment.
The types of research that used was explanatory. The population in this study were employees of publishing Intrans. The total number of samples that taken was 21 employees with used saturated sample. Data analysis that used were multiple linear regression method at a significance level of 0,05 which is processed using of computer programs SPSS for windows 11.5.
The analysis result indicate that the communication variables jointly have a significant relationship to the productive work environment with a significant level of 0,00 at level 61.389> 0.05. On partial testing, variable horizontal communication and informal communication effect with a significance level 0.003 and 0.007. The contrary, vertical communication and diagonal communication has no effect on productive work environment with the value 0.450 and 0.343. While the effect that dominant it was 88.55%.

Thus expected for the company to pay more attention to informal communication because the results showed that both variables may effect a productive work environment.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.  Latar Belakang
 Sumber daya manusia merupakan faktor penting perusahaan untuk menjalankan visi, misi dan tujuan organisasi. Dalam perwujudan visi, misi dan tujuan perusahaan, manusia sebagai pelaku utama selalu berhubungan atau berkontak sosial dengan manusia yang lain. Oleh sebab itu, perusahaan harus mampu mengoptimalkan seluruh SDM yang dimiliki secara efektif. Pengoptimalan SDM dapat dilakukan melalui penerapan pola komunikasi organisasi yang sesuai dengan lingkungan kerja perusahaan. Keinginan untuk berhubungan satu sama lain adalah fitrah manusia, karena pada hakikatnya naluri manusia itu selalu berkawan atau berkelompok. Dengan adanya naluri tersebut, maka komunikasi merupakan bagian hakiki dari manusia untuk bermasyarakat maupun berorganisasi. Selain itu, karyawan pada suatu perusahaan merupakan aset yang paling dominan, selain sebagai pemasok internal mereka juga sangat berperan dalam menghasilkan suatu barang dan jasa yang berkualitas. Berdasarkan pengamatan peneliti sewaktu Praktek Kerja Lapangan Integratif (PKLI) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi UIN MALIKI Malang pada tahun ajaran 2009-2010 yang bertempat di Intrans Publishing Malang, diperoleh bahwa komunikasi merupakan pondasi utama dalam membentuk loyalitas dan komitmen karyawan. Komunikasi humanistik yang diterapkan oleh perusahaan ini 2 menjadikan perusahaan tumbuh dengan baik, serta mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain. Hal ini didasari oleh pernyataan Luthfi J. Kurniawan selaku pendiri perusahaan Intrans Publising dan sekarang ini menjabat sebagai Derektur CV. Cita Intras Selaras, beliau mengatakan bahwa, selama ini komunikasi yang dibangun oleh Intrans Publishing menggunakan komunikasi dua arah (saling memberi dan menerima) atau komunikasi humanistik (dengan pendekatan persaudaraan), adapun pesan yang dimunculkan adalah suatu harapan. Nah dengan cara inilah rasa royalitas dan komitmen yang tinggi muncul dengan sendirinya pada diri setiap karyawan Intrans Publishing, tegasnya. Memang jika kita telusuri lebih mendalam, bahwa komunikasi memiliki arti yang sangat penting dalam perusahaan untuk mendukung kelancaran aktivitasnya. Lawrence D. Breman dalam bukunya ”Bussines Communication” menyatakan bahwa manajemen adalah comunikasi (management is communication), sedangkan George G. Terry mengibaratkan komunikasi sebagai “minyak Pelumas” yang dapat memberikan kelancaran aktivitas (kegiatan) manajemen atau organisasi dalam mencapai tujuan (Mohyi, 2009:92). Oleh karena itu, setiap perusahaan harus memiliki pola komunikasi yang baik. Hal ini diperlukan agar tidak menimbulkan ketidakharmonisan dalam lingkungan kerja, yang berdampak kepada kegiatan operasional perusahaan. Maka dari itu, diperlukan adanya komunikasi timbal balik (dua arah) antara pimpinan dan karyawan agar tercipta lingkungan kerja yang produktif. Menghadapi perubahan tersebut komunikasi menjadi suatu hal yang mendasar bagi perkembangan dan kemajuan perusahaan.
Intrans Publishing adalah salah satu unit usaha yang dinaungi oleh CV. Cita Intrans Selaras yang bergerak pada bidang penerbitan. Perusahaan ini didirikan berawal dari diskusi-diskusi kecil yang di mulai tahun 2003 guna menyikapi arus ekonomi global dan pengaruhnya terhadap sistim hukum, sistim politik dan sistim pemerintahan di Indonesia yang semua telah ditarik kearah paradigma new liberal hingga imbas selanjutnya telah merusak trustur social dinegara ini. Pada 14 juni 2004 muncullah kesepakatan untuk melakukan usaha penguatan masyarakat melalui peningkatan ekonomi. Dengan landasan tersebut akhirnya mendirikan perusahaan Intrans Publishing. Perusahaan yang mengusung slogan “Merebut Perubahan dengan Membaca” ini sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat dan sudah mampu bersaing dengan penerbit-penerbit lain. Hal ini dibuktikan dengan begitu luasnya wilayah distribusi dan banyaknya jumlah buku yang diterbitkan pada setiap bulannya. Akan tetapi persaingan yang sangat ketat dalam bidang penerbitan menuntut perusahaan untuk terus berinovasi, mengembangkan produknya dan meningkatkan kualitasnya agar dapat terus bersaing dengan perusahaan-perusahaan kompetitornya. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh Pola Komunikasi Organisasi terhadap Lingkungan Kerja”.
1.2.  Perumusan Masalah
 Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah organisasi, karena dalam penyampaian suatu pesan dibutuhkan komunikasi yang efektif  dengan tujuan agar terjadi interaksi antara komunikator dengan komunikan. Selain itu, komunikasi efektif diperlukan dalam menjalankan fungsi-fungsi manajerial. Pola komunikasi organisasi ditentukan oleh seberapa besar organisasi tersebut dapat memfasilitasi anggotanya dalam mencapai tujuan visi dan misi yang telah ditetapkan bersama. Pola komunikasi oganisasi memiliki peranan yang penting untuk menciptakan lingkungan kerja produktif.
Dengan demikian, dapat dipahami bahwa apabila pola komunikasi tersebut berjalan dengan efektif dan efisien, maka dapat menciptakan lingkungan kerja. Berdasarkan uraian tersebut, maka permasalahan yang dirumuskan adalah:
 1. Apakah ada pengaruh yang signifikan pola komunikasi organisasi secara bersama-sama (simultan) terhadap lingkungan kerja pada Intrans Publishing?
2. Apakah ada pengaruh yang signifikan pola komunikasi organisasi secara parsial terhadap lingkungan kerja pada Intrans Publishing?
3. Pola komunikasi organisasi yang manakah berpengaruh dominan terhadap lingkungan kerja pada Intrans Publishing?
1.3. Tujuan Penelitian
 Berdasarkan perumusan masalah yang dikemukakan diatas, maka penelitian ini bertujuan untuk:
1. Untuk menguji dan menganalisis secara simultan besarnya tingkat pola komunikasi organisasi terhadap lingkungan kerja pada Penerbit Intrans Publishing Malang
2. Untuk menguji dan menganalisis secara parsial besarnya tingkat pola 5 komunikasi organisasi terhadap lingkungan kerja pada Penerbit Intrans Publishing Malang
3. Untuk menguji dan menganalisis secara dominan diantara beberapa tingkat pola komunikasi organisasi terhadap lingkungan kerja pada Penerbit Intrans Publishing Malang
1.4. Manfaat Penelitian
 Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang terkait, seperti:
1. Perusahaan Hasil penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan serta memberikan informasi tambahan bagi Penerbit Intrans Publishing Malang dalam menciptakan lingkungan kerja melalui pola komunikasi organisasi.
2. Umum Hasil penelitian diharapkan dapat menambah pengetahuan, serta dapat menjadi bahan literatur untuk penelitian-penelitian selanjutnya yang ingin mengembangkan penelitian mengenai pola komunikasi dalam menciptakan lingkungan kerja.
 3. Penulis Diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu-ilmu yang diperoleh selama diperkuliahan dan mampu mencari solusi atas permasalahan yang muncul dalam dunia nyata.
1.5. Ruang Lingkup atau Batasan Penelitian

 Penelitian ini difokuskan pada uji pengaruh pola komunikasi organisasi terhadap lingkungan kerja di Penerbit Intrans Publishing Malang. Pola komunikasi dalam penelitian ini tidak ada batasan penelitian, yang terdiri dari komunikasi formal (komunikasi vertical, komunikasi horizontal dan komunikasi diagonal) dan informal (desas-desus). Dimana pola komunikasi organisasi tersebut diterapkan mulai dari level manajer sampai level karyawan. Selain itu, penelitian ini juga mencakup tentang lingkungan kerja. Menurut Mohyi (2009:12) Lingkungan kerja terbagi menjadi dua yaitu; Lingkungan internal atau lingkungan dalam organisasi dan Lingkungan eksternal atau lingkungan di luar organisasi. Kemudian penelitian ini lebih difokuskan pada lingkungan internal atau lingkungan dalam organisasi, Antara lain: Individu atau kelompok anggota (karyawan) yang terbagi kedalam unit-unit tertentu, Struktur organisasi, Fasilitas-fasilitas yang dimiliki organisasi dan Aturan-atura atau kebijakan organisasi

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Akutansi :Analisis pengaruh pola komunikasi organisasi terhadap lingkungan kerja: Studi kasus di Intrans Publishing.Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment