Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, April 4, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi akutansi:Analisis model pembiayaan KPR Platinum iB berdasarkan akad murabahah di Bank Tabungan Negara kantor cabang syariah Malang.



Abstract

INDONESIA:
Bank Syariah dituntuk untuk bersaing dengan sehat dalam hal memberikan Pembiayaan KPR, Karena Bank Syariah merupakan Bank yang usahanya memberikan pembiayaan, pembayaran dan jasa- jasa keuangan lainnya yang berlandaskan Syariah. Berlandaskan Al- Quran, Al- Hadits, ijma dan Qiyas, Bank Syariah dalam prakteknya dituntut untuk berlaku adil. Keadilan merupakan kejujuran dan kebenaran sehingga memberikan maslakha bagi sesama umat manusia. Oleh karena itu peneliti mengambil judul Analisis Model Pembiayaan KPR Platinum iB berdasarkan Akad Murabahah di Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Syariah Malang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis deksriptif Kualitatif dengan tujuan untuk dapat mengetahui apakah dalam menentukan margin pembiayaan KPR Platinum iB telah berlaku adil bagi nasabah. Data ini diperoleh dengan cara Observasi, Wawancara, Serta Dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Model Pembiayaan KPR Platinum iB Berdasarkan Akad Murabahah dalam hal Penentuan Margin KPR di Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Syariah Malang telah sesuai dengan akad murabahah dan telah berlaku adil bagi Nasabah.

ENGLISH:
Islamic banks are required to keep up fairly in terms of providing mortgage financing because Islamic Bank is a Bank whose business is providing financial support, payments and other financial services which are based on Sharia. Based on Quran, Al-Hadith, ijma and Qiyas, Islamic Banking in practice is required to be fair. Justice is a honesty and truth so it is aimed to provide maslakha for human beings. Therefore, the researcher takes the title KPR Platinum iB Mortgage Financing Model Analysis Based on the Murabaha Agreement Case Study on State Savings Bank Branch Office Islamic Malang.
This research is using descriptive qualitative analysis approach with the aim of knowing whether in deciding the iB platinum mortgage financing margins have been fair for customers. This data was obtained by means of observation, interviews, and documentation.

The result of this study shows that Platinum mortgage financing model iB Based on Murabaha Agreement in determining the margin decision in the State Savings Bank Office Branch Islamic Malang is in accordance with murabahah agremeent and has been fair forcustomers.

BAB I
PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang
Masyarakat dikatakan sejahterah apabila kebutuhan primer terpenuhi, namun kebutuhan primer saja tidak cukup. Selain itu Di era globalisasi ini masyarakat dikatakan hidup sejahterah dan layak apabila memenuhi kebutuhan penunjang dalam mengarungi kehidupan sebagai masyarakat modern seperti halnya kebutuhan pendidikan, dan kesehatan. Perumahan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang termasuk dalam kategori kebutuhan perimer atau biasa yang disebut dengan kebutuhan konsumtif, yaitu sandang, pangan, papan. Oleh karena itu memiliki rumah merupakan idaman setiap insan manusia bahkan merupakan salah satu kewajiban pokok manusia, dari ketiga kebutuhan diatas kebutuhan papanlah yang sangat sulit untuk dipenuhi, karena untuk mendapatkan kebutuhan papan manusia harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit, sehingga tidak heran jika masyarakat di Indonesia ini masih banyak tidak memiliki rumah dan tidak sejahtera. Rumah ini sendiri merupakan bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga (UU No. 4/1992 tentang Perumahan dan Permukiman). Dalam pengertian tradisional perumahan merupakan tempat berlindung, tetapi dalam dunia modern perumahan dipergunakan untuk melayani berbagai kebutuhan manusia, menyediakan ruang untuk kegiatan sehari-hari seperti: memasak, makan, bekerja, rekreasi, dan tidur. Pengertian ini hanya menekankan kepada kebutuhan fasilitas ruang beserta 2 pengaturannya yang bisa didiami, berfungsi sebagai tempat tinggal untuk melayani kebutuhan manusia dan sarana pembinaan keluarga sesuai dengan jumlah keperluan keluarga dalam satu unit. Dengan demikian, akan mengakibatkan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kebutuhan tempat tinggal dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat luas, maka pihak lembaga keuangan memberikaan suatu pelayanan produk perbankan berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Keredit perumahan rakyat ini muncul karena kebanyakan manusia tidak mampu untuk membeli rumah secara tunai, dikarenakan harga rumah yang mahal dan tidak sesuai dengan pendapatan masyarakat.
Sehingga di Indonesia program keredit perumahan rakyat yang disediakan mayoritas hanya ada pada perbankkan konvesional yang menerapkan sistem bunga atau riba. Sistem ini sendiri menimbulkan kekewatiran dan keraguan serta kebingungan bagi umat muslim yang ingin memiliki rumah. Disinilah muncul perbankan syariah yang menjawab keraguan umat muslim yang ingin memiliki rumah dengan sistem KPR Platinum Ib yang jauh dari sistem bunga dan riba sebagai mana yang terdapat dalam dalam Al-Qur’an Surat Al- Baqoroh ayat 275: Artinya: Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.
Menurut Muhammad (2011: 15) Bank Islam atau bank syariah adalah yang beroprasi dengan tidak mengandalkan pada bunga. Pada awalnya, pembentukan Bank Syariah semula banyak diragukan diantaranya banyak orang 3 yang beranggapan bahwa bank sistem perbankan bebas bunga (interest free) adalah sesuatau yang tidak mungkin dan tidak lazim, dan bagai mana cara bank membiayai oprasionalnya. Menurut UU NO 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Pembiayaan adalah penyediaan dana atau tagihan yang dipersamakan dengan: 1. Transaksi bagi hasil dalam bentuk mudharabah dan musyarakah 2. Transaksi sewa menyewa dalam bentuk ijarah atau sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiya bittamlik 3. Transaksi jual beli dalam bentuk piutang murabahah, salam, dan isstishna’, Sedangkan dalam pembiayaan diperlukan sebuah system yang digunakan dalam hal pembiyaan KPR. Dengan didirikannya lembaga keuangan syariah atau perbankan syariah tidak serta merta dapat mengurangi penduduk yang ingin memiliki rumah, bahkan muncul berbagai persolaan yang menyebabkan masyarakat cendrung lebih memilih perbankan konvensional dalam mengajukan pembiayaan kredit kepemilikan rumah, seperti seorang nasabah yang mengatakan bahwa perhitungan margin untuk KPR masih jauh dari sifat adil dan sesuai dengan tujuan syariah selain itu juga dikarenakan pihak bank mengajukan syarat- syarat yang sulit dipenuhi bagi para nasabah yang berpenghasilan menengah kebawah sehingga tidak heran jika masih banyak masyarakat yang lebih memilih perbankan konvensional.
padahal seharusnya dengan adanya perbankan syariah yang berlandaskan Al- Quran dan Hadits dapat membatu masyarakat miskin atau masyarakat menegah yang tidak memiliki rumah sehingga tidak hanya orang kaya 4 yang memiliki rumah dan dapat berlaku adil bagi mereka sebagai mana yang tercantum dalam firman Allah SWT=Artinya: Agar supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang- orang kaya diantara kamu (QS. Al- Hashr: 7) Pada Bank BTN Kantor Cabang Syariah Malang produk yang paling banyak diminati dan paling laku sendiri adalah produk pembiayaan KPR Platinum iB.Bank BTN Syariah sebagai lokasi penelitian karena Bank BTN Syariah merupakan bank syariah yang mampu berkembang dengan pesat didaerah malang dengan memberikan pelayanan pembiayaan keredit perumahan (KPR).
Dari uraian diatas maka peneliti ingin mengambil judul tentang ANALISIS MODEL PEMBIAYAAN KPR PLATINUM iB BERDASARKAN AKAD MURABAHAH DI BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG SYARIAH MALANG
 1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :
 1. Apakah dalam menentukan margin pembiayaan KPR Platinum iB telah berlaku adil bagi nasabah?
2. Bagaimana model pembiayaan KPR Platinum iB sesuai dengan fata dewan syaria?
1.3 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui Apakah dalam menentukan margin pembiayaan KPR 5 Platinum iB telah berlaku adil bagi nasabah?
2. Untuk mengetahui model pembiayaan KPR Platinum iB sesuai dengan fata dewan syaria?
 1.4 Manfaat Penelitian
1. Bagi penulis dalam penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan dapat mengimplementasikan keilmuan yang didapat selama duduk di bangku perkuliahan.
2. Bagi perusahaan, dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi PT. Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Pembantu Syariah Malang khususnya dalam hal memberikan pembiayaan KPR Platinum iB.
1.5 Batasan Penelitian
 Penelitian ini hanya sampai pada Model Pembiayaan KPR Platinum iB
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Akutansi Analisis model pembiayaan KPR Platinum iB berdasarkan akad murabahah di Bank Tabungan Negara kantor cabang syariah Malang." silakan klik link dibawah ini



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment