Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, April 17, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Manajemen:Pengaruh kompetensi finansial terhadap produktivitas kerja karyawan: Studi pada PT. PLN Area Madura Sampang.

Abstract

INDONESIA:
Implementasi kompensasi finansial mempunyai pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan, berdasarkan pada penelitian ini kompensasi finansial terdiri dari gaji dan tunjangan yang secara nyata memberi arti sangat penting bagi perkembangan karyawan dalam perusahaan, dan pada penelitian ini kompensasi finansial berpengaruh pada produktivitas kerja pada karyawan di PT.PLN Rayon Sampang, dengan hasil penelitian yang telah dilakukan di PLN Rayon Sampang dan merupakan salah satu tempat yang sangat kompeten memberikan pelayanan terhadap pelayanan listrik di daerah jawa timur
Pengujian ini dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan beberapa hasil uji tertentu yakni uji validitas dan reliabilitas yang menjadikan data penelitian ini dapat mempunyai unsur validitas dan reliabilitas, dan di sempurnakan dengan beberapa hasil uji dari uji asumsi klasik yang memberikan kesimpulan bahwa penelitian ini layak dilakukan, sehingga menghasilkan hasil uji regresi seperti uji t dan uji f yang akhirnya dapat menyimpulkan pengaruh variabel kompensasi finansial secara simultan, parsial dan dominan
Dari hasil beberapa uji tersebut tersebut dapat disimpulkan Variabel kompensasi finansial langsung dan kompensasi finansial langsung secara simultan mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Hal ini telah dibuktikan melalui uji F, dimana hasil uji F memperlihatkan bahwa nilai signifikasinya < dari 0.05 yaitu 0.042 maka dengan hasil tersebut dinyatakan kompensasi finansial secara bersama-sama berpengaruh terhadap produktivitas kerja, Sedangkan untuk variabel kompensasi finansial secara parsial tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja dengan nilai signifikansi x1 (0.785) dan x2 (0.351), Variabel dominan disini kompensasi finansial tidak langsung yang pada hasil nilai regresi linier berganda dimana variabel x2 lebih besar dari variabel x1
ENGLISH:
The implementation of financial compensation influences employee productivity. Based on the study, financial compensation consisting of salaries and benefits gives a very important meaning for employees development in the company. The study shows the influence of financial compensation effect on work productivity of PT. PLN Rayon Sampang employee. It is conducted in PLN Rayon Sampang which provide highly competent electrical services in East Java.
The test is performed by using multiple linear regression which employ some results of certain tests such as the validity and reliability test. They give the data of this study an element of validity and reliability. It is perfected with the test classic assumptions which lead to the conclusion that the study is worth doing. The regression test results such as T and F tests lead to the effect of financial compensation variables simultaneously, partially and dominantly.


From the result, we can conclude that direct financial compensation variable and direct financial compensation simultaneously have a positive and significant influence on employee productivity. It is proven through the F test which result shows that the significance value < than 0.05, that is 0042. Therefore, financial compensation simultaneously influences work productivity. On the other hand, financial compensation variable partially has no influence on labor productivity with significance value x1 (0785) and x2 (0351). The dominant variable is indirect financial compensation which value of the variable x2 is greater than the variable x1 in the multiple linear regression result test.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.  Latar Belakang
 Penelitian Era perdagangan bebas yang menyebabkan iklim kompetisi tinggi disegala bidang yang memaksa setiap perusahaan harus dapat bekerja dengan lebih efisien, efektif, dan produktif. Tingkat kompetisi yang tinggi ini memacu tiap-tiap perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidup organisasinya, Dengan demikian maka perusahaan dapat terus berjalan dan memenuhi kebutuhan para anggota organisasi dan kebutuhan konsumen. Perusahaan dapat bersaing dengan keunggulan yang dimilikinya . Keunggulan yang dimiliki perusahaan bisa berasal dari faktor produksi perusahaan yartu material, mesin, sumber daya manusia, modal dan Iain-Iain. Maka perusahaan harus memperhatikan salah satu faktor yang sangat menunjang kegiatan operasi perusahaan yaitu sumber daya manusia. Akhir-akhir ini tampak suatu fenomena administratif pada tingkat yang belum pernah teriihat sebelumnya, yaitu semakin besarnya perhatian semakin banyak pihak terhadap pentingnya manajemen sumber daya manusia. 2 Perencanaan sumber daya manusia yang menjadi fokus perhatian ialah langkah-langkah tertentu yang diambii oleh manajemen guna menjamin bahwa bagi organisasi tersedia tenaga kerja yang tepat untuk menduduki berbagai kedudukan, jabatan, dan pekerjaan yang tepat pada waktu yang tepat, kesemuanya dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran yang telah dan akan ditetapkan, Jelaslah bahwa manajemen sumber daya manusia adalah merupakan unsur terpenting dalam setiap dan semua organisasi, Manusia bekerja untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga mereka mengharapkan dengan bekerja mereka akan mendapatkan balas jasa yang setimpal yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Sedikit bidang manajemen sumber daya manusia yang lebih penting bagi para karyawan dan perusahaan daripada kompensasi.
Paket kompensasi, terdiri atas gaji dan tunjangan, merupakan pengeluaran besar yang mempengaruhi secara kritis posisi kompetitif perusahaan. Tingkat kompensasi menentukan gaya hidup, status, harga diri, dan sikap karyawan terhadap organisasi. Selain itu, kompensasi dapat mempunyai imbas besar atas rekrutmen, motivasi, produktivitas, dan tingkat putaran karyawan (Henry Simamora 2006: 442) Menurut Edwin B.Flippo (1984:3) bahwa salah saru fungsi manajemen personalia yang paling sulit adalah penentuan tingkat kompensasi moneter, hal ini tidak hanya merupakan salah satu tugas yang paling rumit, tetapi juga paling penting, baik bagi organisasi maupun karyawan. Penentuan tingkat kompensasi 3 moneter penting bagi organisasi karena upah dan gaji seringkali merupakan satusatunya biaya perusahaan terbesar Administrasi kompensasi merupakan salah satu bidang manajemen sumber daya manusia yang paling sulit dan menantang banyak unsur dan mamiliki dampak yang cukup panjang bagi tujuaan-tujuan stratejik organisasi (R. Wayne Mondy 2008:4) Berdasarkan dari hasil wawancara dan surve pada perusahaan PLN di rayon bangkalam bahwa Pengelolaan suatu sistem administrasi kompensasi adalah fungsi vital dan sangat penting dalam menjalankan suatu organisasi khususnya di PLN sampang sehingga merupakan peran dan tanggung jawab departemen sumber daya manusia yang harus diperhatikan sistem dan implementasinya secara benar dan baik, karena merupakan aset paling penting dari pekerjaan di kalangan mayoritas karyawan adalah tingkat bayarannya dalam hal ini adalah kompensasi, dan dalam pelaksanaan dan implementasi sistem kompensasi finansial dalam perusahaan PLN di sampang sudah menjadi aturan tersendiri dari area maupun pusat di PLN Hasil wawancara dan surve lainnyadi PLNbahwa penentuan jumlah kompensasi yang hal ini dapat berupa gaji atau tunjangan dalam perusahaan PLN pada rayon sampang telah menjadi penentuan dari aturan PLN secara keseluruhan yaitu dengan penetuan berdasarkan peringkat pegawainya dengan juga berdasarkan pada jabatan tertentu 4 Dengan adanya balas jasa yang adil dan layak yang diterima oleh karyawan, maka karyawan akan termotivasi untuk bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab karena kebutuhannya terpenuhi sehingga produktivitas meningkat. Semakin meningkatnya produktivitas akan semakin menguntungkan bagi perusahaan maupun karyawan dan akan semakin meningkatkan keunggulan peusahaan dalam bersaing datam industri. Jadi dapat disimpulkan bahwa untuk mendapatkan keungguian dalam sumber daya manusianya, yang berarti juga keunggulan bagi perusahaan, maka perusahaan harus mampu meningkatkan produktivitas sumber daya manusia yang dimillikinya. Menurut Henry Simamora (2006:442) bahwa salah satu fungsi tradisional manajemen sumber daya manusia adalah penentuan kompensasi para karyawan.
Di dalam organsasi modern, dengan beraneka rupa program tunjangan karyawan yang mahal, program insentif gaji, dan skala gaji yang terstruktur, tugas kompensasi bahkan lebih rumit dan menantang bagi spesialis sumber daya manusia. Kompensasi karyawan mempenngaruhi produktivitas dan tendensi mereka untuk tetap bersama organisasi atau mencari pekerjaan lainnya. kebutuhan para karyawan akan pendapatan dan keinginan mereka diperlakukan secara wajar oleh organisasi membuat program kompensasi menjadi semakin vital bagi departemen sumber daya manusia Produktivitas suatu organisasi dipengaruhi oteh banyak faktor, antara lain kompensasi yang layak dan adil.Karyawan akan merasa dihargai apabila mereka mendapatkan kompensasi yang sesuai dengan hasil kerja mereka. Sehingga 5 mereka akan termotivasi untuk melaksanakan tugas-tugas mereka dengan baik dan bertanggung jawab. Jika produktivitas kerja karyawan baik dan banyak maka kompensasi akan semakin besar. Sebaliknya kalau produktivitas kerjanya buruk serta sedikit maka kompensasinya kecil (H. Malayu S.P. Hasibuan 2005:128) Hal ini akan menguntungkan bagi perusahaan karena dengan begitu maka produktivitas yang tinggi dapat dicapai Oleh karena itu maka perusahaan diharapkan mampu menyusun suatu system kompensasi yang baik, dimana system ini harus menggambarkan pemberian kompensasi yang wajar bagi setiap jenis pekerjaan yang ada diperusahaan Penyusunan sistem kompensasi ini tidaklah mudah, perusahaan harus memperhatikan peraturan yang bertaku dan juga memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi besar kecilnya kompensasi yang akan diberikan. Dengan begitu perusahaan baru akan mampu memberikan kompensasi yang adil dan layak kepada karyawannya.Bila karyawan merasa telah mendapatkan kompensasi yang sesuai, maka karyawan akan bekerja dengan penuh semangat dan semaksimal mungkin, hal itulah yan akan mendorong produktivitas karyawan.Untuk melihat hubungan antara kompensasi dengan produktivitas karyawan maka penyusun tertarik untuk melaksanakan penelitian dengan mengambil judul “Pengaruh Kompensasi Finansial Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan”
1.2. Rumusan Masalah
1. Apakah Kompensasi finansial berpengaruh simultan terhadap produktivitas kerja karyawandi PT. PLN ?
2. Apakah pengaruh kompensasi finansial berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja Karyawan di PT.PLN
3. Variabel manakah yang sangat berpengaruh secara dominan terhadap Produktivitas kerja di PT. PLN?
1.3. Maksud, Tujuan & Kegunaan Penelitian
1.3.1. Maksud Penelitian Adapun maksud dan penelitian ini adaiah untuk mengumpulkan data, menganalisa dan menginterpretasikanya guna penyusunan suatu karya ilmiah atau tugas akhir yang merupakan salah satu syarat menempuh ujian kesarjanaan di fakultas ekonomi bidang manajemen di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. dan mendapatkan informasi-informasi penting yang berguna bagi perusahaan maupun penulis
 1.3.2. Tujuan Penelitian
1. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompensasi finansial secara keseluruhan atau bersamaan (simultan) terhadap produktivitas kerja karyawan dilingkungan PT. PLN
2. Untuk dapat menguji dan menganalisis pengaruh kompensasi finansial secara parsial terhadap produktivitas kerja karyawan pada Karyawan di di lingkungan PT. PLN 3. Untuk dapat menguji dan menganalisis dengan menggunakan variabel yang paling dominan terhadap produktivitas kerja karyawan dilingkungan PT. PLN \
 1.3.3. Kegunaan Penelitian
 Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi berbagai pihak yaitu:
 1. Secara Academis Untuk dapat memperluas wawasan keilmuan penulis dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah serta diharapkan dapat melaksanakan suatu analisis yang terjadi secara nyata di lapangan sehingga dapat mengetahui secara keseluruhan peranan ataupun pengaruh kompensasi terhadap kerja karyawan
2. Secara Praktis

 Khususnya kepada instansi atau perusahaan yang telah dijadikan tempat penelitian sehingga hasil dari penelitian ini selebihnya dapat memberikan suatu yang relevan di lapangan ataupun dapat di jadikan sebagai bahan pertimbanga suatu pengambilan keputusan dan kebijakan dalam suatu perusahaan sehingga secara terus menerus dapat menciptakan produktivitas kerja karyawan
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Manajemen :Pengaruh kompetensi finansial terhadap produktivitas kerja karyawan: Studi pada PT. PLN Area Madura Sampang.Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment