Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, April 17, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Manajemen:Analisis beban kerja dan kebutuhan pegawai: Studi kasus di sekar sari farm dan swalayan pada koperasi peternakan sapi perah Setia Kawan Nongkojajar

Abstract

INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tugas-tugas pokok pekerjaan pegawai, waktu pelaksanaan tugas masing-masing pegawai serta menganalisis kebutuhan pegawai di di divisi Sekar Sari Farm dan Swalayan pada bagian pembersih kandang dan pemerah sapi, operator kasir, kasir, pengadaan, pelayanan, buku besar, pergudangan, serta pelayanan pada Kpsp Setia Kawan Nongkojajar.
Penelitian ini menggunakan perhitungan analisis beban kerja berdasarkan beban kerja dengan pendekatan tugas per tugas jabatan sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: KEP/75/M.PAN/7/2004 tentang Pedoman Perhitungan Kebutuhan Pegawai berdasarkan Beban Kerja dalam rangka Penyusunan Formasi Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan hasil analisis beban kerja rata-rata persentase waktu yang digunakan untuk melaksankan tugas atau kegiatan produktif pegawai yang ada di swalayan dan sekar sari farm menggunakan waktu sebesar 89,5 % - 91,7% atau setara dengan 7 jam setiap hari untuk bekerja. Dan untuk kegiatan yang tidak produktif sebesar 2,1%-8,3% atau setara dengan 20 menit untuk mengobrol sesama rekan kerja untuk melepas penat, dan sisanya sebesar 40 menit untuk kegiatan pribadi atau sebesar 4,2%-6,5%, kegiatan pribadi tersebut berupa makan, sholat serta istirahat. ada kontradiksi mengenai jumlah karyawan yang ada di bidang pelayanan seharusnya berdasarkan analisis terdapat 5 orang pegawai namun dalam kondisi aktualnya hanya terdapat 4 pegawai.
Berdasarkan penelitian ini maka disarankan untuk pihak manajemen mengkaji kembali mengenai jumlah kebutuhan pegawai yang sesuai dengan beban kerja yang ada sehingga tercipta kondisi keseimbangan diantara keduanya.
ENGLISH:
This study aims to determine the fundamental duties of employees, task execution time of each employee as well as to analyze the personnel needs in the division of Sekar Sari Farm and Minimarket for stable cleaner and cow milker, cashier operator, cashier, procurement, ledger, warehousing, and service in KPSP Setia Kawan Nongkojajar.
This study used workload analysis calculation with task per job position approach according to the Decree of the Minister of Administrative Reform Number: KEP/75/M.PAN/7/2004 on Guidelines for Employee Needs Calculation based on Workload for the Civil Service Formation Compilation.
Based on the workload analysis, the average percentage of time used to carry out the tasks or productive activities for sekar sari farm and minimaret is 89.5% - 91.7%, equivalent to 7 hours of working. And the percentage for non-productive activities is 2.1% -8.3%, equivalent to 20 minutes of coworkers chatting to relax and the remaining 40 minutes for personal activities such as eating, praying and resting for 4.2% -6.5%. There is a contradiction regarding the number of employees in the service sector. Based on the analysis, it needs 5 employees but actually there are only 4 employees.

Based on this study, it is advisable for the management to review the number of personnel needed for the existing workload to create an ideal working condition.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
 Setiap organisasi saat ini mau atau tidak dihadapkan pada globalisasi secara besar-besaran yang menuntut perusahaan bekerja ekstra agar tidak kalah bersaing dengan para pesaing. Perusahaan yang profit atau nonprofit membutuhkan sebuah perencanaan yang matang, bahkan sampai fungsi yang terahir yaitu pengawasan mengenai core bisnis perusahaan atau organisasi tersebut. Perusahaan tidak selalu dihadapkan pada suatu persoalan yang stagnan namun selalu berubah-ubah mengikuti perkembangan zaman. Perencanaan yang ada tidaklah selalu mulus sesuai perkiraan awal, namun kondisi bisa diubah sesuai dengan keinginan dengan perhitungan yang tepat pula, baik mengenai sistem yang bobrok ataupun mengenai sumber daya manusia yang bekerja didalam perusahaan mengalami kemerosotan produktivitas. Kinerja suatu organisasi dapat dilihat dari betapa efektif produk tersebut dan bagaimana pelayanan organisasi diteruskan pada pelanggan. Sumber daya manusia pada suatu organisasi adalah yang merancang, menghasilkan, dan meneruskan pelayanan- pelayanan tersebut. Karenanya, salah satu sasaran dari manajemen sumber daya manusia adalah menciptakan kegiatan yang merupakan kontribusi menuju superior organization performance (Robert L. Mathis dan John H. Jakson.2001:17). Koperasi yang menjadi bapak bagi masyarakat kecil perlu fleksibelitas untuk bisa bertahan dengan kondisi persaingan yang semakin hari semakin tidak sehat. Kpsp (Koperasi Peternakan Sapi Perah) Setia Kawan Nongkojajar merupakan salah satu diantara koperasi Indonesia yang berbadan hukum sah mempunyai tugas untuk menjadi dinding sandaran bagi kaum kecil serta menjadi rumah bagi semua golongan. Kpsp (Koperasi Peternakan Sapi Perah) Setia Kawan Nongkojajar dituntut ekstra agar menjadi organisasi yang unggul yang dapat mengangkat perekonomian rakyat. Tugas utama koperasi menurut Titik Sartika Pratomo dan Abd. Rahman Soejoedono (2002:60) adalah menunjang kegiatan usaha para anggotanya dalam rangka meningkatkan kepentingan perekonomian para anggotanya melalui pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkannya.
Agar koperasi dapat menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh perekonomian para anggotanya secara efisien, maka koperasi harus melaksanakan fungsi-fungsi yang menghasilkan peningkatan potensi pelayanan yang bermanfaat bagi para anggotanya. KPSP (Koperasi Peternakan Sapi Perah) Setia Kawan Nongkojajar terdiri dari beberapa divisi sebagai sumber aset sekaligus produksinya yaitu bagian produksi susu segar, simpan pinjam serta perdagangan dan jasa. Namun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah divisi sekar sari farm dan swalayan yang menjadi unit dari produksi dan perdagangan. Salah satu tonggak utama yang perlu diperhatikan adalah karyawan karena berkaitan dengan sumber daya manusia yang menjalankan sistem tersebut. Tanpa adanya manusia yang bekerja produksi pun tidak akan berjalan sendiri. Karena itu perencanaan sdm yang matang bahkan sampai penempatan dan telebih sampai penugasan harus direncanakan dengan baik. Tujuannya bagi perusahaan menurut Ruky (2006:16) adalah untuk memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dalam arti memenuhi persyaratan kompetensi untuk didayagunakan dalam usaha merealisasi visi dan mencapai tujuantujuan jangka menengah dan jangka pendek. Karyawan harus diberi mandat pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan, misal tentang waktu pelaksanaan, ketepatan pelaksanaan serta hal lain yang menyangkut karyawan dengan pekerjaannya. Beban kerja yang sesuai dengan karyawan akan membawa dampak baik yaitu terjadinya keseimbangan pelaksanaan tugas serta kemampuan karyawan tersebut. Namun jika terjadi kelebihan beban kerja akan menyebabkan ketidaknyamanan karyawan dalam bekerja, kondisi yang sering terlihat adalah rasa capek dan stress kerja. Kemudiaan saat terjadi rendahnya beban kerja akan menyebabkan ketidak efektifan perusahaan dalam hal gaji, yaitu perusahaan membayar gaji karyawan lebih banyak sedangkan produksi sama. Berdasarkan pengalaman waktu PKL (praktek kerja lapangan) peneliti melihat terjadinya kelebihan beban kerja misalnya dapat kita lihat dari kasir yang terlalu capek akibat banyaknya konsumen di waktu-waktu dan jam tertentu yang menuntut kasir bekerja lebih dari hari biasanya namun jumlah kasir yang ada hanya sedikit dan perlu adanya penambahan kasir. Namun terkadang saat hari aktif atau hari biasa jumlah yang sedikit ini lebih efektif dikarenakan swalayan tidak perlu membayar petugas kasir yang nganggur. Penmbahan kasir diperlukan saat melonjaknya jumlah konsumen yang datang dan ini bisa diketahui dari rating hari dan rating jam yang terjadi di waktu-waktu sebelumnya. Kesesuaian beban kerja dan jumlah perkerja dapat dilihat dari jumlah karyawan yang berada pada divisi pengadaan serta bagian yang lain yang memberikan kontribusi terbaik walaupun jumlah karyawan hanya sedikit namun memberikan hasil yang maksimal. Banyak divisi yang lain yang tepat mengenai kesesuaian beban kerja dan jumlah pegawai yang melaksanakannya adalah di divisi buku besar, dan kasir besar. Sedangkan di sekar sari farm peneliti melihat jumlah karyawan yang efektif sesuai beban kerja terjadi di bidang pemerahan susu sapi yang dikerjakan oleh 2 orang namun jumlah tersebut memberikan hasil yang baik dan sesuai dengan target dari koordinator sekar sari farm yaitu mereka harus memerah sapi sebanyak 37 ekor dalam waktu 2 jam. Koperasi yang mendapat koperasi terbaik dan sekaligus menjadi bapak dari anggotanya seyogyanya menerapkan sistem yang terbaik pula agar segala sesuatu yang berkaitan dengan ketenagakerjaan serta pekerjaannya dapat dilaksanakan dengan baik, cepat serta efektif. Untuk itulah penulis memberi judul “Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Pegawai”.
1.2 Rumusan Masalah
 1. Apa saja tugas-tugas pokok pekerjaan pegawai di divisi Sekar Sari Farm dan swalayan pada bagian pembersih kandang dan pemerah sapi, operator kasir, kasir, pengadaan, pelayanan, buku besar, pergudangan, serta pelayanan?
 2. Bagaimanakah waktu pelaksanaan tugas masing-masing pegawai di divisi Sekar Sari Farm dan swalayan pada bagian pembersih kandang dan pemerah sapi, operator kasir, kasir, pengadaan, pelayanan, buku besar, pergudangan, serta pelayanan?
 3. Berapakah jumlah karyawan yang seharusnya berdasarkan perhitungan analisis beban kerja di divisi Sekar Sari Farm dan swalayan pada bagian pembersih kandang dan pemerah sapi, operator kasir, kasir, pengadaan, pelayanan, buku besar, pergudangan, serta pelayanan?
 1.3 Tujuan Penelitian
1. Mengidentifikasi tugas-tugas pokok pekerjaan pegawai di divisi divisi Sekar Sari Farm dan swalayan pada bagian pembersih kandang dan pemerah sapi, operator kasir, kasir, pengadaan, pelayanan, buku besar, pergudangan, serta pelayanan.
2. Mengidentifikasi gambaran pelaksanaan tugas masing-masing pegawai di divisi divisi Sekar Sari Farm dan swalayan pada bagian pembersih kandang dan pemerah sapi, operator kasir, kasir, pengadaan, pelayanan, buku besar, pergudangan, serta pelayanan.
 3. Mengidentifikasi kebutuhan pegawai di divisi divisi Sekar Sari Farm dan swalayan pada bagian pembersih kandang dan pemerah sapi, operator kasir, kasir, pengadaan, pelayanan, buku besar, pergudangan, serta pelayanan.
 1.4 Manfaat Penelitian
1. Bagi Peneliti yaitu dapat menambah ilmu mengenai beban kerja karyawan serta menentukan kebutuhan pegawai dalam sebuah perusahaan.
2. Bagi pihak lain yaitu untuk memperkaya kajian ilmiah dalam praktek perkoprasian khususnya dalam hal sumber daya manusia.
3. Bagi Instansi yaitu untuk membantu masukan pada pihak manajemen di KPSP (Koperasi Peternakan Sapi Perah) Setia Kawan Nongkojajar dalam mengelola manajemen sumber daya manusia khususnya mengenai beban kerja masing-masing karyawan.

 4. Bagi Akademik yaitu hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi dan pengetahuan tentang perencanaan tenaga kerja sesuai beban kerja di dalam perusahaan.
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Manajemen :Analisis beban kerja dan kebutuhan pegawai: Studi kasus di sekar sari farm dan swalayan pada koperasi peternakan sapi perah Setia Kawan NongkojajarUntuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment