Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, April 9, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi akutansi: Pengaruh loan to deposit ratio dan non performing loan terhadap pendapatan bunga pada PT Bank Perkreditan Rakyat: Studi kasus pada laporan keuangan PT BPR yang terdaftar di OJK Wilayah Kotamadya Malang tahun 2014-2015.

Abstract

INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel loan to deposit ratio dan Non performing loan terhadap pendapatan bunga pada PT. Bank Perkreditan Rakyat yang berada di wilayah Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Diduga variabel loan to deposit ratio dan Non performing loan berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan bunga pada bank perkreditan rakyat yang berada di wilayah Kota Malang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu suatu penelitian yang bertujuan memperoleh pembuktian dari sebuah hipotesis. Sampel penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh 7 PT. Bank Perkreditan Rakyat. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan. Analisis data menggunakan pengujian statistic dengan bantuan program SPSS 17. Dalam menganalisis digunakan teknik analisis regresi linier dengan uji statistik (uji t, uji F, koefisien determinasi R2), serta uji asumsi klasik (uji mulkikolinieritas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi).
Hasil penelitian menunjukkan dengan uji terhadap koefisien regresi secara parsial (uji t) dengan α = 5 % menunjukkan satu variabel loan to deposit ratio berpengaruh signifikan terhadap terhadap pendapatan bunga, sedangkan Non performing loan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bunga. Hasil uji F dengan α = 5 % menunjukan secara bersama-sama variabel loan to deposit ratio dan Non performing loan berpengaruh terhadap pendapatan bunga PT. Bank Perkreditan Rakyat yang berada di wilayah Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.
ENGLISH:
This study aims to determine the effect of variable loan to deposit ratio and non-performing loans on interest income at PT. Rural Bank located in the city of Malang, East Java Province. Suspected variable loan to deposit ratio and non-performing loans significantly affect the interest income on rural banks located in the city of Malang. This type of research is quantitative research is a study aimed at obtaining proof of a hypothesis. The research sample was determined by purposive sampling method in order to obtain 7 PT. Rural banks. The data used is secondary data obtained from the Financial Services Authority. Analysis of data using statistical tests with SPSS 17. In analyzing the techniques used in linear regression analysis with statistical test (t test, F test, the coefficient of determination R2), as well as the classic assumption test (test mulkikolinieritas, heteroscedasticity, and autocorrelation).

The results showed the test against the partial regression coefficient (t test) with α = 5% indicates a variable loan to deposit ratio significantly influence the interest income, while non-performing loan significant effect on interest income. F-test with α = 5% showing together a variable loan to deposit ratio and non-performing loans affect the interest income PT. Rural Bank located in the city of Malang, East Java Province.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
 Kota Malang merupakan salah satu destinasi wisata di Jawa Timur. Dari banyaknya wisatawan yang datang menyebabkan munculnya usaha mikro, kecil dan menengah (UKM). Kegiatan usaha khususnya UKM tidak akan pernah jauh dari kata pemenuhan kebutuhan operasionalnya, entah dari segi bahan baku atau kebutuhan paling dasar (modal kerja). Dalam rangka pemenuhan kebutuhan modal kerja sangatlah penting bagi perusahaan atau industri yang sedang giat melakukan kegiatan operasionalnya demi memenuhi permintaan pasarnya. Modal kerja dapat diperoleh dari hasil pinjaman atau keuntungan yang didapat dari kegiatan operasional perusahaan. Modal pinjaman biasanya diperoleh dari lembaga-lembaga keuangan atau lembaga-lembaga non keuangan yang memiiki izin operasi untuk melakukan kegiatan dalam bidang keuangan salah satu lembaga yang dapat memberikan pinjaman. Bank dalam menjalankan fungsinya berasaskan prinsip kehati-hatian. Fungsi utama bank adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat yang bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sebagai lembaga intermediasi, bank menerima simpanan dari nasabah dan meminjamkannya kepada nasabah (unit ekonomi) lain yang membutuhkan dana,salah satunya adalah Bank 2 Perkreditan Rakyat yang dikhususkan untuk melayani pengusaha mikro, kecil dan menengah. Persaingan yang ketat antar bank membuat bank BPR harus lebih ekstra kerja keras untuk menghimpun dana lebih banyak dan menyalurkannya.
Sumber dana terbesar yang dimiliki oleh Bank Perkreditan Rakyat berasal dari dana simpanan masyarakat atau dana pihak ketiga (DPK) yang berupa tabungan, dan deposito. Sumber dana tersebut akan disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Atas simpanan masyarakat tersebut, bank memberikan imbalan berupa bunga.
Menurut Siamat (2004), proporsi pendapatan terbesar bank berasal dari pendapatan bunga kredit yang disalurkan. Industri perbankan adalah suatu industri yang rentan akan risiko, salah satunya dalam pemberian kredit. Kredit merupakan salah satu aktivitas bisnis perbankan yang memiliki risiko paling besar dan signifikan dari semua risiko yang menyebabkan kerugian potensial. Risiko kredit disini dimaksudkan sebagai ketidakmampuan debitur untuk melunasi kewajibannya kepada pihak bank. Apabila pinjaman yang tidak dapat dikembalikan jumlahnya cukup material, hal ini dapat menyebabkan turunnya pendapatan, kinerja maupun tingkat kesehatan dan kelangsungan bank. Penyaluran kredit merupakan kegiatan utama bank, oleh karena itu sumber pendapatan utama bank berasal dari kegiatan ini. Semakin besarnya penyaluran dana dalam bentuk kredit dibandingkan dengan deposit atau simpanan masyarakat pada suatu bank membawa konsekuensi semakin 3 besarnya risiko yang harus ditanggung oleh bank yang bersangkutan dan berpengaruh terhadap pendapatan bunga dari hasil kegiatan ini dan besarnya dana yang disalurkan dan besarnya dana yang dihumpun dari masyarakat dapat menetukan penilaian kesehatan bank tersebut salah satunya diukur menggunakan indikator loan to deposit rasio (LDR) dengan batas aman LDR suatu bank secara umum adalah sekitar 81%-100% (Surat Edaran Bank Indonesia No. 13/24/DPNP.
Dengan memperhatikan jumlah loan to deposit ratio (LDR), maka semakin banyak jumlah kredit yang diberikan semakin tinggi pula LDR, dan begitu sebaliknya. Hal ini dapat pula menunjukan bahwa pada saat LDR tinggi maka laba yang diperoleh bank melalui pendapatan bunga pun akan tinggi. Beberapa risiko kredit tak dapat dihindari, karena tanpa risiko tidak akan ada pendapatan. Besarnya jumlah kredit yang disalurkan akan menentukan keuntungan bank. Namun di sisi lain, kredit juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rapuhnya usaha perbankan yaitu apabila kredit tersebut dinyatakan bermasalah. Kredit bermasalah menurut ketentuan Bank Indonesia merupakan kredit yang digolongkan ke dalam kolektibilitas Lancar (L) Kurang Lancar (KL), Diragukan (D), dan Macet (M). Besarnya kredit yang bermasalah ditunjukkan dalam nilai Non Performing Loan (NPL).
Semakin besar NPL berarti risiko kredit semakin tinggi. NPL (Non Performing Loan) merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan oleh bank. NPL dihitung berdasarkan perbandingan antara jumlah kredit yang bermasalah dibandingkan dengan total kredit. (SE BI Nomor 12/ 11 /DPNP tanggal 31 Maret 2010) Penelitian yang dilakukan oleh Tommy (2010) menunjukkan bahwa loan to deposit ratio berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bunga. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Sigid (2014) menunjukkan bahwa kredit dan non performing loan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bank. Berbeda dengan hasil penelitian Rahmi (2014) secara parsial risiko kedit berpengaruh signifikan negatif terhadap profitabilitas perusahaan. Dan likuiditas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI. Penelitian selanjutnya yang dilakukan Paramitha, et al. (2014) hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risiko kedit dan likuiditas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Variabel risiko kredit berpengaruh negatif secara parsial terhadap profitabilitas dan variabel likuiditas tidak berpengaruh secara parsial terhadap profitabilitas perusahaan perbankan yang go public. Penelitian ini ditekankan pada tiga hal yaitu rasio LDR, NPL dan Pendapatan Bunga. Oleh karena itu, penulis mencoba melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Loan To Deposit Ratio dan Non Performing Loan terhadap Pendapatan Bunga Bank pada PT. Bank Perkreditan Rakyat yang terdaftar di OJK pada Wilayah Kota Malang.”
 1.2 Rumusan Masalah
 1. Bagaimana pengaruh Loan to deposit ratio secara parsial terhadap pendapatan bunga di PT. Bank Perkreditan Rakyat yang terdaftar di OJK pada Wilayah Kota Malang.
2. Bagaimana pengaruh Non performing loan secara parsial terhadap pendapatan bunga bank di PT. Bank Perkreditan Rakyat yang terdaftar di OJK pada Wilayah Kota Malang.
3. Bagaimana pengaruh Loan to deposit ratio dan Non performing loan secara simultan terhadap pendapatan bunga bank di PT. Bank Perkreditan Rakyat yang terdaftar di OJK pada Wilayah Kota Malang.
1.3 Tujuan dan Manfaat penelitian
 1.3.1 Tujuan Penelitian Penelitian yang akan dilakukan bertujuan yaitu untuk mengetahui :
1. Pengaruh Loan to deposit ratio secara parsial terhadap pendapatan bunga di PT. Bank Perkreditan Rakyat yang terdaftar di OJK pada Wilayah Kota Malang.
2. Pengaruh Non performing loan secara parsial terhadap pendapatan bunga bank di di PT. Bank Perkreditan Rakyat yang terdaftar di OJK pada Wilayah Kota Malang.
3. Pengaruh Loan to deposit ratio dan Non performing loan secara simultan terhadap pendapatan bunga bank di di PT. Bank Perkreditan Rakyat yang terdaftar di OJK pada Wilayah Kota Malang.
 1.3.2 Manfaat Penelitian Manfaat dalam penelitian ini adalah:
1. Bagi Perusahaan
 Bagi perusahaan yang mengalami krisis diharapkan dapat menjadi masukan untuk mempertimbangkan kelebihan atau kelemahan pengelolaan manajemen kredit.
 2. Bagi penulis
Untuk membandingkan antara teori yang diperoleh selama kuliah dengan praktik yang terjadi di lapangan. Juga untuk menambah wawasan yang berkaitan dengan rasio keuangan.
 3. Bagi investor
 Dapat digunakan sebagai informasi sebelum mengambil keputusan untuk berinvestasi.
1.4 Batasan Penelitian

 Batasan dalam penelitian ini hanya dalam PT. BPR yang terdaftar di OJK pada Wilayah Kota Malang satu perusahaan dengan data laporan keuangan selama periode penelitian (2014-2015) dan peneliti hanya meneliti variabel NPL, LDR dan Pendapatan bunga.
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Akutansi :  Pengaruh loan to deposit ratio dan non performing loan terhadap pendapatan bunga pada PT Bank Perkreditan Rakyat: Studi kasus pada laporan keuangan PT BPR yang terdaftar di OJK Wilayah Kotamadya Malang tahun 2014-2015.. .Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment