Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, May 13, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Manajemen:Analisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal konsumen terhadap keputusan pembelian mobil di Kota Malang

Abstract

INDONESIA:
Naiknya penghasilan dan taraf hidup masyarakat memicu peningkatan kegiatan konsumsi di era globalisasi saat ini. Fenomena ini bisa dikatakan sebagai perkembangan budaya dan perilaku konsumtif. Terbukti di era yang serba canggih saat ini, mobil masuk dalam kategori kebutuhan penting penunjang aktivitas mobilisasi masyarakat modern. Dimana masyarakat modern itu identik dengan gaya serba cepat dan instan. Hal ini terlihat dari bagaimana usaha masyarakat dalam membeli, memilih, menggunakan dan mengevaluasi produk serta jasa yang diharapkan mampu memenuhi dan memuaskan kebutuhan daripada konsumen. Dalam hal ini terdapat beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli produk ataupun jasa diantaranya yakni faktorgaya hidup, sikap, persepsi, status sosial, kelompok acuan dan budaya.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis lingkungan yang ada disekitar konsumen diantarnya yani gaya hidup, sikap, persepsi, status sosial, kelompok acuan serta budaya konsumen dan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian mobil di kota Malang. Objek atau sample dalam penelitian ini adalah 153orang yang terdiri dari masyarakat umum di kota malang yang mempunyai mobil. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental sampling yakni menentukan sampel berdasarkan kebetulan yang ditemui atau siapa pun yang dianggap cocok sebagai sumber data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel gaya hidup, sikap, persepsi, status sosial, kelompok acuan dan budaya mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian mobil di Kota Malang. Sedangan dari hasil uji regresi diketahui variable gaya hidup, sikap, persepsi, status sosial, kelompok acuan dan budaya berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian mobil di Kota Malang.
ENGLISH:
Rising incomes and standards of living lead to increased consumption activities in the current era of globalization. This phenomenon can be regarded as the development of culture and consumer behavior. Proven in the era of the all powerful at this time , the car into the category of essential needs of modern society mobilization support activities . Where modern society is synonymous with the style of fast-paced and instant. This is evident from how the business community in buying , selecting , using and evaluating products and services are expected to meet and satisfy the needs rather than the consumer. In this case there are several factors that influence costumer behaviour in buying the products or services of which the factors life style , attitude , perception , social status , and cultural reference group.
This type of research is quantitative descriptive method. The purpose of this study was to analyze the existing environment surrounding consumers diantarnya yani lifestyles, attitudes, perceptions, social status, reference groups and consumer culture and its influence on purchasing decisions cars in the city of Malang. The object or the sample in this study is 153 people consisting of the general public in the city of the poor who have cars. The sampling technique in this research use accidental sampling which determine the sample by coincidence that met or anyone who is considered suitable as a data source.
The results of this study indicate that in partial lifestyle, ready, perception, social status, and cultural reference group has a significant influence on purchasing decisions cars in the city of Malang. Whereas the results of the regression test known variable lifestyle, ready, perception, social status, cultural reference group and positive influence on purchasing decisions cars in the city of Malang.
ARABIC:
ان ارتفاع المحصلة الحياة للمجتمعات يستطيع ان يرتفع ارتفاعا في نشاط المستهلك في زمن الان. و يقال ان هذه مظاهر اسبابا من عقلي متقدم للمجتمع وهذا الاحوال تسبب ترقية . وان هذا المجتمع الحديثة هي المجتمع باسلوب سريعة وجهازة. وتنظر هذه الأحوال من كيف جهود او محاولة المجتمع في شراء، اختيار وتقييم المنتاجات المجوة لتلبية الحاجات الى المستهلكين. اما في هذه الاحوال العوامل المؤثرة لسلوك المستهلك في شراء المنتاجات ومنهم: متغير الاسلوب الحياة، سلوك، احساس، مكانة الاجتماعي، مجموعة من المراجع، ثقافة و تقرير الشراء.
واما الاهداف المرجوة في هذا البحث وهي لتحليل البيئة حول مستهلك ومنها اسلوب الحياة، سلوك، احساس، مكانة الاجتماعي، مجموعة من المراجع و ثقافة المستهلك وتأثيرها على تقرير في شراء السيارات بمالانج. واما المدخل المستخدم في هذا البحث وهو بالنوع الكمي الوصفي. واما العينات المستخدمة في هذا البحث وهي بعددها 153 اشخاص وتتكون من مجتمع عام الذين لديهم السياات بمالانج. واما الاسلوب المستتخدمة في هذا البحث وهي بأخذ العينات العرضية وهي تعيين العينات على اساس الاحزال الحقيقية او من الذي يناسب لمصادر البيانات.
واما النتائج المحصولة من هذا البحث وهي تدل على ان جزئيا من متغير الاسلوب الحياة، سلوك، احساس، مكانة الاجتماعي، مجموعة من المراجع و ثقافة المستهلك آثارا عظيما او بذي معنى على تقرير في شراء السيارات بمالانج. واما من نتائج الاختبارالمراجعية تعرف ان من متغير الاسلوب الحياة، سلوك، احساس، مكانة الاجتماعي، مجموعة من المراجع و ثقافة المستهلك آثارا عظيما او ايجابيا على تقرير في شراء السيارات بمالانج.


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Fenomena budaya konsumsi telah melanda sebagian besar wilayah didunia.Hal yang menonjol dalam masyarakat dan menyertai kemajuan ekonomi adalah berkembangnya budaya konsumsi lewat gaya hidup. Menurut Mowen dan Minor (2002:282) menyatakan bahwa berbagai macam gaya hidupterlahir dari kegiatan konsumsi ditengah masyarakat.Meskipun memang konsumsi adalah aktifitas yang tak terelakkan, namun ada beberapa perkembangan luar biasa yang harus diwaspadai berkenaan dengan aktifitas tersebut. Terutama tentang terbentuknya suatu bentuk kehidupan sosial baru yang menjadikan konsumsi sebagai pusatnya, sehingga kemudian justru muncul banyak masalah yang semakin nyata dan meresahkan bagi kita semua. Perkembangan yang luar biasa ini menekankan pembedaan antara keperluan-keperluan untuk bertahan hidup bagi manusia dan perkembangan suatu ideologi yang berdasar pada konsumerisme. Schiffman dan Kanuk (2000:48) menyatakan bahwa berkembangnya gaya hidup masyarakat perkotaan tersebut, satu sisi bisa menjadi pertanda positif meningkatnya kesejahteraan hidup masyarakat kota. Yang mana peningkatan kegiatan konsumsi dipandang sebagai efek dari naiknya penghasilan dan taraf hidup masyarakat. Namun disisi lain, fenomena tersebut juga bisa dikatakan sebagai pertanda kemunduran rasionalitas masyarakat, yang mana konsumsi dianggap sebagai penyakit yang menggerogoti jiwa dan pikiran masyarakat. Konsumsi menjadi orientasi hidup bagi sebagian masyarakat, sehingga setiap aktifitas yang dilakukannya didasari karena kebutuhan berkonsumsi. Oleh karena itu, banyak pihak yang menyalahkan rasionalitas konsumsi sebagai faktor yang menyebabkan hilangnya kritisme masyarakat terhadap berbagai hal yang vital bagi kehidupan, kebijakan pemerintah maupun fenomena hidup lainnya. Diatas telah dikatakan bahwa budaya konsumsi yang tengah berkembang, menjadi orientasi hidup masyarakat. Menurut Mowen, Jhon C. dan Michael Minor (2002), Hal ini disebabkan oleh pengaruh dari lingkungan konsumen yang mempengaruhi pola konsumsi mereka dalam kehidupan sehari harinya. Jika kebutuhan primer tiap orang telah terpenuhi, maka mereka akan mempertimbangkan untuk kebutuhan tambahan atau sekunder mereka. Sehubungan dengan itu lingkungan konsumen seperti gaya hidup yang anut, sikap masyarakat dan individu dalam pemilihan barang konsumsi, persepsi baik maupun buruk yang dimiliki, status sosial, pengaruh budaya dan kelompok acuan serta semua hal yang mendorong mereka untuk mengkonsumsi barang maupun jasa sangatlah berhubungan erat. Saat ini manusia menganggap mobil menjadi kebutuhan tambahan yang menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus dimiliki guna menunjang usaha pemenuhan kebutuhan itu. Dalam hal ini disebutkan oleh Mangkunegara dan Anwar Prabu (2002), bahwa minat seseorang dalam membeli akan meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia semakin hari semakin banyak dan beragam. Seperti halnya keragaman fasilitas ditunjang dengan harga yang terjangkau dan kemudahan dalam proses pembelian. Sekarang ini banyakmobil-mobilbaruyang dijual dengan hargaterjangkau sehingga membuatperedaranmobilsemakinmarak dipasaran. Pemerintah memprediksikan peningkatan penjualan kendaraan roda empat khusus wilayah Jawa Timur akan meningkat dari tahun kemarin sebesar 15%. Untuk itu produsen kendaraan roda empat akan mendistribusikan sekitar 300.000 unit untuk periode 2016 yang dikhususkan wilayah Jawa timur saja. (www.tribunnews.com) Kota Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur dan mendapatkan predikat kota Metropolis.Maka bisnis dalam bidang otomotif sangatlah menjanjikan. Jika diurutkan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, pertumbuhan penjualan kendaraan roda empatdi Kota Malang memang menunjukkan trend positif. Hal itu ditunjukkan dari jumlah wajib pajak (WP) yang terus bertambah setiap tahunnya. Di tahun 2012 tercatat ada 267 WP dealer mobil, dan bengkel. Setahun berikutnya meningkat menjadi 671. Hingga pada tahun 2014 tercatat kurang lebih 300 WP terkait .(www.MalangPost.com). Merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh ISP Research of house Quality indonesia mengemukakan bahwa menurut fungsi atau penggunaannyapasar mobil bisa dibedakan dalam beberapa jenis atau segmentasi diantaranya mobil kerja, mobil keluarga, mobil wanita dan mobil informal.
Berdasarkan data yang dirilis oleh gabungan industri kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo tahun 2015) tercatat penjualan retail sales kendaraan roda empat wilayah jawa Timur khususnya Kota Malang periode 2015 mengalami peningkatan secara signifikan. Dimana penjualan play car 14%, family car 42%, work car 26%, female car 18%, total penjualan pada September mencapai 8.782 unit atau tumbuh 13,5 persen dibandingkan dengan penjualan Agustus. Data tersebut memberikan bukti pasar automotif di Tanah Air mulai bergairah. Selain itu, angka tersebut menunjukkan penjualan mobil penumpang paling tinggi dalam tiga bulan terakhir. Pada Juli penjualan kendaraan roda empat secara nasional hanya mencapai 67.932 unit dan Agustus 77.410 unit. Sedangkan secara nasional keseluruhan, total penjualan nasional retail saleskendaraan roda empat sepanjang Januari sampai September 2015 sebanyak 760.017 unit.Dimana MPV 37%, city car 18%, pick up 17%, bus 7%, SUV 9%, hatback 7%, sedan 2%, taksi 3%. (www.okezone.com). Menurut data Kemenperin di tahun 2015 ini pertumbuhan industri otomotif tahun akan melebihi pertumbuhan tahun lalu, yang diperkirakan dari sisi produksi, industri mobil akan tumbuh 9 persen. Salah satu indikator geliat industri otomotif adalah jumlah pekerja di pabrik mobil yang meningkat. Industri otomotif tahun ini masih menarik dan potensial. Walaupun kondisi ekonomi internal dan eksternal masih belum pulih namun penjualan tetap meningkat dari tahun lalu.(www.kompasiana.com) Merujuk pada penelitian Harsanti dkk (2013) yang menjelaskan bahwa lingkungan konsumen ini mempunyai sifat terbatas, sehingga dengan keterbatasan ini seorang pemasar bisa lebih mudah membagi pasar sesuai yang ditargetkan. Selain itu Yahya (2011) juga menambahkan bahwa variabel demografis konsumen juga berperan penting dalam keputusan pembelian. Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan tekhnologi, produsen menawarkan banyak pilihan alat transportasi pribadi kepada konsumen lewat strategi marketing ayng menurut merea cocok dan tepat. Dengan banyaknya pilihan jenis mobil yang di tawarkan oleh produsen diharapkan mampu membuat konsumen memutuskan untuk membeli mobil sesuai keinginan dan kebutuhan mereka. Merujuk pada penelitian Fitri dkk (2011) yang mengatakan bahwa melalui bauran pemasaran seorang bisa menciptakan daya tarik suatu produk maupun jasa dan ini mengacu pada keputusan pembelian. Dalam hal ini ditegaskan pula oleh Amelia tjahyono (2013) yang mengatakan bahwa marketing mix berperan penting dalam proses keputusan pembelian didalamnya mencakup strategi pemasar untuk membidik konsumen dilapangan. Menurut Undang-Undang Rl Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan menyatakan bahwa lingkungan memiliki kompleksitas situasi yang sangat beragam dan susah dikontrol. Dalam disiplin ilmu sosiologi, lingkungan merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Dengan memperhatikan latar belakang masalah diatas, penulis berkeinginan untuk melakukan sebuah penelitian dengan tema perilaku konsumen dengan judul “Analisis Lingkungan Internal dan Lingkungan Eksternal Konsumen serta Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Mobil di Kota Malang”.
 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan antara lingkungan internal dan eksternal individu konsumen, setelah itu untuk mengetahui adakah pengaruh lingkungan internal dan eksternal terhadap keputusan pembelian.
1.2 Rumusan Masalah
1) Adakah hubungan antara lingkungan internal dan lingkungan eksternal konsumen?
2) Adakah pengaruh lingkungan internal dan lingkungan eksternal konsumen terhadap keputusan pembelian mobil ?
 1.3 Tujuan Penelitian
1) Untuk menganalisis hubungan antara lingkungan internal dan lingkungan eksternal konsumen.
2) Untuk menganalisis pengaruh lingkungan internal dan lingkungan eksternal konsumen terhadap keputusan pembelian mobil.
1.4 Manfaat Penelitian
1) Bagi pelaku bisnis/ pengusaha hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dan masukan bagi mereka untuk mengetahui faktoryang menjadi pertimbangan konsumen untuk membeli mobil yang ditawarkan sehingga pihak pengusaha akan dapat senantiasa menyusun strategi dalam melayani konsumen.
2) Bagi perguruan tinggi/ akademisi Sebagai masukan untuk pihak lain yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut. Juga sebagai bahan bacaan untuk menambah wawasan terutama mengenai lingkungan yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen, juga dapat dijadikan sebagai informasi tambahan atau referensi.
3) Bagi penulis Untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan bidang ilmu manajemen pemasaran, dan melatih penulis untuk dapat menerapkan teori-teori yang diperoleh dari perkuliahanserta sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar sarjana Ekonomi di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
1.5 Batasan Penelitian
 Fokus ruang lingkup kajian dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen dalam membeli suatu barang maupun jasa. Sedangkan batasan analisis penelitiannya yakni lingkungan internal dan eksternal individu serta keputusan pembelian konsumen dalam membeli mobil di kota Malang.

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Manajemen : Analisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal konsumen terhadap keputusan pembelian mobil di Kota MalangUntuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini
DOWNLOAD



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment