Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, May 9, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Manajemen:Pengaruh debt to equity ratio (DER), return on invesment (ROI), current ratio (CR), earning per share (EPS), dan ukuran perusahaan terhadap dividend payout ratio (DPR) pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks Lq 45


Abstract

INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Debt To Equity Ratio (DER), Return On Invesment (ROI), Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) Dan Ukuran Perusahaan berpengaruh secara simultan dan parsial Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) dan untuk mengetahui variabel yang mempunyai pengaruh dominan Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam Indeks LQ 45 yang mempublikasikan laporan keuangannya tahun 2012- 2014. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang sebelumnya dilakukan pengujian uji asumsi klasik.
Hasil analisis dapat diketahui bahwa secara simultan Debt To Equity Ratio (DER), Return On Invesment (ROI), Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) dan ukuran Perusahaan berpengaruh Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45. Adapun untuk variabel Current Ratio (CR) dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45. Berdasarkan koefisien regresi masing-masing variabel menunjukkan bahwa Earning Per Share (EPS) mempunyai pengaruh terbesar terhadap Dividend Payout Ratio pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45.
ENGLISH:
This study aimed to describe the influence of Debt To Equity Ratio (DER), Return On Investment (ROI), the Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) and company size influenced simultaneously and partially Against Dividend Payout Ratio (DPR) and to know the variables that have dominant effect Against Dividend Payout Ratio (DPR).
The population in this study was the companies listed in the LQ 45 that published the financial statements in 2012- 2014. Analysis of the data used multiple linear regression analysis previously performed classical assumption testing.
Results of the analysis showed that simultaneously Debt To Equity Ratio (DER), Return On Investment (ROI), the Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) and the size of the company influenced Against Dividend Payout Ratio (DPR) at Company Listed In LQ 45. As for variable of Current Ratio (CR) and the size of the company had no influence on the Dividend Payout Ratio (DPR) at company Listed In LQ 45. Based on the regression coefficients of each variable indicated that the Earning Per Share (EPS) had the greatest impact on the Company's Dividend Payout Ratio Listed in LQ 45.




BAB I
PENDAHULUAN
 1.1.Latar Belakang
 Masalah Kemampuan perusahaan untuk memberikan jaminan atas investasi yang dilakukan para investor salah satunya diukur dengan menggunakan Dividend Payout Ratio yaitu merupakan persentase laba yang dibayarkan dalam bentuk dividend, atau rasio antara laba yang dibayarkan dalam bentuk dividen dengan total laba yang tersedia bagi pemegang saham. Apabila perusahaan mempunyai kesempatan investasi yang menguntungkan tidak akan ada dividen kas, sebaliknya apabila perusahan tidak mempunyai kesempatan investasi yang menguntungkan, maka seluruh laba harus didistribusikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Menurut Brigham (1999) menyebutkan ada tiga teori dari preferensi investor terkait dengan kebijakan devident yang telah ditetapkan yaitu: 1) Devidend irrelevance theory adalah suatu teori yang menyatakan bahwa kebijakan dividen tidak mempunyai pengaruh, baik terhadap nilai perusahaan maupun biaya modalnya. 2) Bird in the hand Theory, dimana keuntungan yang disyaratkan akan naik apabila pembagian dividen dikurangi karena investor lebih yakin terhadap penerimaan dividen daripada kenaikan nilai modal (capital gain) yang akan dihasilkan dari laba ditahan dan 3) Tax preference theory adalah suatu teori yang menyatakan bahwa karena adanya 2 pajak terhadap keuntungan dividen dan capital gains maka para investor lebih menyukai capital gains karena dapat menunda pembayaran pajak. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Danica (2009) menunjukkan bahwa variabel Variabel Cash Position (CP) dan Return on Assets (ROA) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Dividen Payout Ratio (DPR) sedangkan variabel bebas yang lain, yaitu Debt to Equity Ratio (DER) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Dividen Payout Ratio Selanjutnya Tama dan Sudaryono (2006) dari peneltiannya menunjukkan bahwa Loan To Assets Ratio, Return on Assests Ratio, Return On Equity dan Net Profit Margin berpengaruh secara serentak dan signifikan terhadap Dividend Payout Ratio dan Net Profit Margin yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap Dividend Payout Ratio sedangkan Loan To Assets Ratio, Return on Assests Ratio dan Return On Equity tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Adanya perbedaan hasil penelitian tersebut yang menjadi pertimbangan dalam melakukan penelitian ini yang menggunakan topik penelitian yang dilakukan oleh penelitian terdahulu. Perusahaan yang masuk dalam indeks LQ 45 adalah nilai kapitalisasi pasar dari 45 saham yang paling likuid dan memiliki nilai kapitalisasi yang besar hal itu merupakan indikator likuidasi. Indeks LQ 45, menggunakan 45 saham yang terpilih berdasarkan Likuiditas perdagangan saham dan disesuaikan setiap enam bulan yaitu setiap awal bulan Februari dan Agustus. Adapun kriteria yang digunakan dalam penetapan Indeks LQ 45 yaitu 3 perusahaan berada di TOP 95 % dari total rata – rata tahunan nilai transaksi saham di pasar reguler dan berada di TOP 90 % dari rata – rata tahunan kapitalisasi pasar. Kondisi tersebut menjadikan perusahaan pada kelompok tersebut memiliki tingkat likuiditas yang tinggi dan memiliki dukungan dalam upaya sebagai memaksimalkan hasil investasi yang dilakukan. Perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ 45 memberikan dukungan dalam upaya untuk mengembangkan investasi yang dilakukan. Adapun pertimbangan dalam pemilihan periode penelitian tahun 2012 - 2014 yaitu dengan memperhatikan dampak dari krisis global yang secara langsung mempengaruhi kinerja keuangan termasuk pada perusahaan yang masuk dalam kriteria LQ 45. Investor harus mengukur besarnya utang yang digunakan oleh suatu perusahaan yaitu dengan Debt To Equity Ratio (DER). Pada rasio ini menekankan pada kemampuan perusahaan dalam menggunakan persentase modal sendiri yang dimiliki perusahaan dalam mendukung upaya memenuhi kewajiban yang atau utang perusahaan (Sartono, 2006:131). Kondisi tersebut dapat menunjukkan bahwa semakin tinggi rasio ini dapat mengindikasikan semakin tidak efektifnya perusahaan dalam menggunakan utang yang dimiliki dalam upaya memaksimalkan keuntungan. Hal tersebut dikarenakan semakin tinggi rasio ini maka dengan sendirinya perusahaan akan terbebani sejumlah biaya utang yang secara langsung akan mengurangi hasil atau keuntungan yang ditawarkan kepada investor. 4 Terkait dengan investasi saham seorang investor harus memperhitungkan laba yang diperoleh, oleh karena itu untuk mengetahui penghasilan yang tersedia bagi pemilik perusahaan atas modal yang diinvestasikan dari dalam perusahaan diukur dengan menggunakan analisis Return On Asset (ROA) (Hanafi dan Halim, 2007:177).
Melalui analisis tersebut maka dapat diketahui kemampuan atas aktiva yang dimiliki perusahaan dalam memperoleh keuntungan. Melalui analisis kinerja keuangan dapat diketahui bahwa semakin tingginya pencapai kinerja maka upaya untuk memaaksimalkan potensi yang dimiliki perusahaan sehingga pencapaaian kinerja memberikan dampak positif terhadap upaya perusahaan dalam pencapain tujuan perusahaan. Peningkatan pencapain kinerja keuangan dengan sendirinya akan memberikan suatu gambaran mengenai sejauh mana kemampuan perusahaan dalam memberikan jaminan keuntungan yang akan dihasilkan. Kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya dapat diketahui dengan rasio likuiditas perusahaan dalam hal ini adalah Current Ratio.
 Rasio tersebut juga dapat menggambarkan kemampuan atas asset-aset yang benar-benar likuid yang dimiliki perusahaan dalam rangka untuk melakukan kegiatan operasional perusahaan. Semakin tinggi rasio ini dapat menunjukkan bahwa semakin baiknya perusahaan dalam melakukan pengelolaan aktiva lancar yang dimiliki sehingga dapat memperkuat posisi atau kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. Apabila kondisi tersebut dapat terwujud maka kemampuan untuk menghasilkan return dapat 5 secara maksimal dapat terealiasikan. Tingkat likuiditas yang tinggi dapat mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Earning per share digunakan untuk menunjukkan berapa besar keuntungan (return) yang diperoleh investor atau pemegang saham persaham. Semakin tinggi nilai EPS tentu saja menggembirakan pemegang saham karena semakin besar laba yang disediakan untuk pemegang saham (Darmadji:2005). Investor membeli saham dengan harapan memperoleh kembalian baik dalam bentuk dividen maupun peningkatan nilai saham dimasa yang akan datang. Karena earning per share menjadi dasar untuk pembayaran dividen dan menjadi dasar untuk peningkatan nilai saham di masa mendatang, para investor selalu tertarik dengan earning per share yang dilaporkan oleh perusahaan.
Selain beberapa faktor tersebut, faktor yang perlu dijadikan pertimbangan dalam kebijakan dividen adalah ukuran perusahaan atau skala perusahaan. Perusahaan besar yang telah mapan dengan tingkat profit dan kestabilan laba yang baik akan mudah memiliki peluang masuk ke pasar modal. Perusahaan yang telah mapan cenderung memiliki Dividend Payout Ratio (DPR) yang lebih tinggi dibanding dengan perusahaan baru atau berkembang, Penentuan ukuran perusahaan ini didasarkan kepada total asset perusahaan dalam ukuran perusahaan adalah suatu skala dimana dapat diklasifikasikan besar atau kecil perusahaan menurut berbagai cara, antara lain: total aktiva, log size, nilai pasar saham, dan lain-lain (Rita: 2011).
 Berdasarkan fakta yang ada, maka penelitian ini dilakukan dengan judul “Pengaruh Debt To Equity Ratio (DER), Return On Invesment (ROI), Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45”
 1.2. Rumusan Penelitian
 Berdasarkan latar belakang masalah maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
 1. Apakah Debt To Equity Ratio (DER), Return On Invesment (ROI), Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) Dan Ukuran Perusahaan berpengaruh secara simultan Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45 ?
2. Apakah Debt To Equity Ratio (DER), Return On Invesment (ROI), Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) Dan Ukuran Perusahaan berpengaruh secara parsial Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45 ?
 3. Variabel apakah yang mempunyai pengaruh dominan Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45 ?
 1.3.Tujuan Penelitian
 Berdasarkan latar belakang masalah maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk menjelaskan pengaruhDebt To Equity Ratio (DER), Return On Invesment (ROI), Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) Dan Ukuran Perusahaan berpengaruh secara simultan Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45.
 2. Untuk menjelaskanDebt To Equity Ratio (DER), Return On Invesment (ROI), Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) Dan Ukuran Perusahaan berpengaruh secara parsial Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45
3. Untuk mengetahui variabel yang mempunyai pengaruh dominan Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks LQ 45.
1.4. Manfaat penelitian
1. Bagi Investor, hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai informasi mengenai hal–hal yang berpengaruh terhadap dividend payout ratio sehingga dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menanamkan modalnya di perusahaan yang go public.
 2. Bagi peneliti selanjutnya. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan peneliti selanjutnya mengenai pasar modal serta dapat dijadikan referensi untuk penelitian sejenis. 1.5 BatasanMasalah

 Agar penelitian ini lebih terfokus maka kinerja keuangan perusahaan hanya terbatas mengenai Debt To Equity Ratio (DER), Return On Invesment (ROI), Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS) dan Ukuran Perusahaan tahun 2012 – 2014.

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Manajemen :Pengaruh debt to equity ratio (DER), return on invesment (ROI), current ratio (CR), earning per share (EPS), dan ukuran perusahaan terhadap dividend payout ratio (DPR) pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks Lq 45Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini
DOWNLOAD

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment