There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Friday, May 11, 2012

Pembelajaran Membaca : Tujuan Membaca


B. TUJUAN MEMBACA
            Tujuan setiap pembaca adalah memahami bacaan yang dibacanya. Dengan demikian, pemahaman merupakan faktor yang amat penting dalam membaca.
            Pemahaman terhadap bacaan dapat dipandang sebagai suatu proses yang bergulir, terus - menerus, dan berkelanjutan. Membaca pemahaman sebagai suatu proses mempercayai bahwa upaya memahami bacaan sudah terjadi ketika kita belum membaca buku apapun. Kemudian, pemahaman itu menapaki tahapan yang berbeda dan terus berubah saat baris demi baris, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf dari bacaan mulai kita baca.
            Selanjutnya, pemahaman bacaan itu akan mencapai tahapan yang lain pula ketika kita sampai pada bagian terakhir bacaan itu, yakni ketika menutup buku, novel atau apa saja. Apakah pemahaman berhenti sampai di sini? Belum. Proses pemahaman terus berlangsung bahkan setelah proses membaca itu selesai. Ketika seseorang selesai membaca kisah perjalan Jules Verne. Mengelilingi Dunia selama 22 hari, misalnya, ia bertanya - tanya tentang kereta api yang melintasi Alaska, binatang bernama Bison yang mengalangi kereta api, perbedaan waktu yang terjadi sebab perbedaan letak geografis suatu tempat di bumi, bermacam - macam dunia yang dijumpai oleh tokoh selama perjalanan, merupakan informasi yang masuk kedalam otak si pembaca.

            Akan tetapi, tidak semua informasi itu dipahami dengan jelas. Jika pada waktu yang lain ia kemudian berbincang - bincang dengan orang lain tentang kisah yang dituturkan dalam cerita perjalanan itu dan ia melontarkan pertanyaan tentang apa yang dibacanya, kemudian pada gilirannya orang yang ditanya menjawab dengan baik, maka pada saat itulah terjadi pembaharuan tingkat pemahaman pada dirinya terhadap cerita perjalanan yang ketika ia membacanya belum sepenuhnya dipahami. Ternyata, begitu besar peran membaca untuk menambah pengetahuan seseorang. Begitu besar pula peran orang lain dalam menyempurnakan pemahaman seseorang terhadap apa yang dibacanya. Karena itu, di kelas membaca, proses memasukkan informasi dan pengetahuan ke dalam otak siswa harus terjadi. Tetapi ini belum cukup.
            Kelas seharusnya memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh kejelasan tentang bagian - bagian bacaan yang belum dipahami sehingga terjadilah penambahan pengetahuan dalam dirinya. Oleh sebab itu, agar peningkatan pemahaman dalam diri siswa itu terjadi, guru perlu menciptakan kondisi yang memungkinkan interaksi antara siswa itu terjadi. Guru perlu menciptakan kondisi yang memungkinkan interaksi antara beberapa pihak dapat terjadi. Untuk itu, guru harus membuat perencanaan yang matang. Pembelajaran membaca harus mempunyai tujuan yang jelas. Tujuan yang dimaksud meliputi:
1. Menikmati keindahan yang terkandung dalam bacaan;
2. Membaca bersuara untuk memberikan kesempatan kepada siswa menikmati bacaan;
3. Menggunakan strategi tertentu untuk memahami bacaan;
4. Menggali simpanan pengetahuan atau skemata siswa tentang suatu topik;
5. Menghubungkan pengetahuan baru dengan skemata siswa;
6. Mencari informasi untuk pembuatan laporan yang akan disampaikan dengan lisan ataupun tertulis;
7. Melakukan penguatan atau penolakan terhadap ramalan - ramalan yang dibuat oleh siswa sebelum melakukan perbuatan membaca;
8. Memberikan kesempatan kepada siswa melakukan eksperimentasi untuk meneliti sesuatu yang dipaparkan dalam sebuah bacaan;
9. Mempelajari struktur bacaan; serta
10. Menjawab pertanyaan khusus yang dikembangkan oleh guru atau sengaja diberikan oleh penulis bacaan.

Download Isi Lengkap  dari Makalah Ini :  
 


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment