Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, May 14, 2012

Skripsi Tesis Pendidikan Matematika : Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa SMA Jurusan IPA melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Induktif-Deduktif


Skripsi Tesis Pendidikan Matematika :
ABSTRAK
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa SMA Jurusan IPA melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Induktif-Deduktif

            Kemampuan berpikir kreatif sangat diperlukan dalam kehidupan di era globalisasi sekarang ini. Oleh karena itu untuk memenuhi keperluan tersebut, pemerintah memberlakukan Kurikulum Matematik 2004 yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Namun kenyataan di lapangan, guru-guru matematik SMA kurang memperhatikan peningkatan kemampuan tersebut, guruguru masih asyik menggunakan pendekatan rutin yang kurang memberikan kontribusi pada pengembangan berpikir kreatif siswa. Untuk itu perlu dicari suatu pendekatan yang lebih memperhatikan pada pengembangan kemampuan tersebut.
            Salah satu pembelajaran yang tampaknya perlu dipertimbangkan untuk digunakan dalam pembelajaran matematik adalah pembelajaran dengan pendekatan induktifdeduktif. Pembelajaran dengan pendekatan induktif-deduktif adalah proses penyajian konsep atau prinsip matematik yang diawali dengan pemberian contoh-contoh, dilanjutkan dengan menemukan/mengkontruksi konsep, mengkontruksi konjektur, menelaah konsep, membuktikan konjektur, dan diakhiri dengan memberikan soal-soal sesuai dengan konsep dan prinsip yang telah diberikan.

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbandingan kemampuan berpikir kreatif matematik antara siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan induktif-deduktif dengan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang pembelajarannya dilakukan secara biasa; (2) sikap siswa yang berkaitan dengan kreativitas dalam pembelajaran matematik dengan menggunakan pendekatan induktif-deduktif; (3) tingkat aktivitas siswa dalam pembelajaran matematik dengan pendekatan induktifdeduktif. Sesuai dengan tujuan tersebut, dalam penelitian ini dianalisis dan dibahas tentang : (a) Kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan induktifdeduktif dan pembelajaran biasa; (b). Sikap kreatif siswa yang berkaitan dengan kreativitas dalam pembelajaran matematik dengan menggunakan pendekatan induktif-deduktif; (c) Aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan pendekatan induktif-deduktif.
            Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian Pre-test Pos-test Control Group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Jurusan IPA. Sampelnya adalah dua kelas dari kelas 11 Jurusan IPA SMA Negeri 2 Kota Bandung yang diambil secara acak dari kelas paralel yang ada. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kreatif, skala sikap kreatif, dan lembar observasi aktivitas siswa yang telah diuji coba. Dari hasil uji coba tersebut diperoleh validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan indek kesukaran tes kemampuan berpikir kreatif cukup baik. Untuk melihat ada atau tidak adanya perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol digunakan uji t pada รก = 0,05 setelah prasyarat pengujian terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan : (a) Kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan induktif-deduktif lebih baik dari pada kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang pembelajarannya dilakukan secara biasa; (b) Kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan induktif-deduktif berada pada ujung atas interval tingkat sedang, sedangkan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang pembelajarannya dilakukan secara biasa berada pada ujung bawah interval tingkat sedang. (c) Sikap siswa dalam hal rasa ingin tahu, imajinatif, merasa tertantang oleh kemajemukan, berani mengambil risiko, dan sifat menghargai adalah cenderung positif; (e) Selama pembelajaran dengan menggunakan pendekatan induktif-deduktif, aktivitas siswa dalam menjawab isian dan pertanyaan dalam LKS dan aktivitas siswa dalam mengerjakan latihan soal sangat tinggi; aktivitas siswa dalam mengajukan pertanyaan dan mengemukakan gagasan secara bertahap naik dari tingkat sangat rendah hingga mencapai tingkat sedang; aktivitas siswa dalam menjawab pertanyaan guru secara bertahap naik dari tingkat sedang hingga mencapai tingkat sangat tinggi.  

Download




Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment